Wisata Ke Desa Kedung Miri Yogyakarta

Wisata Ke Desa Kedung Miri Yogyakarta

Wisata Ke Desa Kedung Miri YogyakartaDesa Kedung Miri, Yogyakarta – Desa Kedung Miri yang berada di selatan Kota Yogyakarta merupakan salah satu destinasi wisata unggulan untuk dijadikan desa wisata. Lokasi obyek wisata alam yang berada di perbukitan karts ini berada di dekat makam Raja-raja Keraton Yogyakarta. Jadi, biasanya wisatawan akan mengunjungi kedua tempat ini saat berkunjung di selatan Yogyakarta.

Untuk menuju desa wisata ini dari Malioboro atau pusat Kota Jogja hanya membutuhkan waktu sekitar 21 menit saja. Lokasi dari desa wisata ini berada di Dusun Kedungmiri Wunut, Desa Sriharjo, Kecamatan Imogiri, Kabupaten bantul, Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Asal Mula Desa Kedung Miri Yogyakarta

Awal permulaan keberadaan Desa Kedung Miri ini ternyata ada sejarahnya. Dahulu sebelum terbentuk sebuah desa, tempat ini digunakan untuk menggembala ternak karena terdapat rumput yang subur dan dekat dengan Sungai Oyo sebagai sumber air. Seorang pengikut dari bangsawan Ki Rajek Wesi yang menggembala di tempat ini tidak kembali ke asalnya lagi dan malah membangun tempat ini menjadi sebuah pedesaan.

Di tempat ini terdapat pohon kemiri yang tumbuh menjadi besar. Oleh karena itu tempat ini dinamakan menjadi Desa Kedung Miri. Desa ini kemudian tumbuh sangat pesat. Potensi alamnya yang terdiri dari perbukitan, daratan dan sungai membuat desa ini sangat potensial untuk dibangun menjadi desa wisata.

Spot di Desa Kedung Miri Yogyakarta

Spot terbaik di Desa Kedung Miri Yogyakarta yang biasanya menjadi tujuan oleh wisatawan yaitu Jembatan Kedung Miri. Jembatan ini terbuat dari kayu yang menghubungkan Desa Selopamioro dan Desa Sriharjo. Lokasi Jembatan Kuning Imogiri yang terbentang sepanjang 70 meter di atas Sungai Oyo ini merupakan jembatan gantung yang asyik dilewati dan tempat berfoto selfie.

Jembatan kayu yang dicat dengan warna kuning ini dinamakan Jembatan Kuning, Jembatan Gantung Selopamioro atau Jembatan Gantung Siluk. Pengunjung dapat menyewa sepeda yang akan digunakan untuk menyeberangi jembatan goyang ini.

Keindahan Sekitar Desa Kedung Mir Yogyakarta

Wisatawan yang datang di desa wisata Desa Kedung Mir dapat mengunjungi goa-goa atau song tempat berlindung satwa liar. Yang istimewa dari goa atau song ini terbuat dari tumpukan batu. Goa atau Song Sangupati adalah tempat berlindung kera berekor panjang yang berjumlah ratusan. Letak Goa ini terletak di pinggir jurang yang terjal.

Goa atau Song Watu Lawang adalah tempat berlindung harimau. Goa atau Song Gogor adalah tempat yang digunakan oleh harimau untuk beranak. Sedangkan Goa atau Song Compleng adalah tempat yang digunakan oleh harimau sebagai penyimpanan daging buruan seperti kambing. Goa atau Song Landak adalah tempat berlindung landak.

Bagi wisatawan yang ingin menginap di desa wisata ini dapat menyewa rumah-rumah penduduk. Tingginya permintaan dari wisatawan memberikan peluang untuk penduduk sekitar Kedung Miri untuk menyewakan rumah tinggalnya sebagai penginapan atau homestay. Sayangnya pengelolaan homestay di Kedung Miri ini masih tradisional dan belum dapat dipesan secara online. Wisatawan yang menginap di desa wisata ini dapat merasakan kehidupan desa. Bagi wisatawan yang ingin berkemah di desa wisata ini dapat meminta ijin terlebih dahulu kepada perangkat desa.

Wisatawan yang ingin menikmati pemandangan desa wisata Kedung Miri dari atas dapat menaiki puncak bukit Manjlung dan puncak bukit Sangupati. Kedua puncak bukit ini dijadikan sebagai puncak bukit sudut pandang.

Di desa wisata Kedung Miri ini juga terdapat curug atau air terjun yaitu air terjun Pancuran. Air terjun ini terletak di Selopamioro. Di sekitar Sungai Oyo disediakan tempat pemancingan untuk wisatawan yang ingin menikmati memancing ikan di pinggir sungai. Aliran sungai Oyo juga dijadikan arena untuk melakukan arung jeram. Aliran airnya yang tidak terlalu deras dengan bebatuan sangat pas untuk berarung jeram menyusuri sungai.

Selain untuk berekreasi, desa wisata di selatan Yogyakarta ini menyediakan wisata edukasi yaitu belajar gamelan. Wisatawan yang ingin mempelajari tentang seluk beluk gamelan sebagai alat musik khas Jawa ini akan dikenakan tarif sebesar Rp. 35.000,-. Pengunjung dapat belajar cara memainkan gamelan dengan benar. Tidak jarang orang-orang dari luar negeri mendatangi tempat ini untuk belajar tentang alat musik gamelan.

Rute ke Desa Kedung Miri Yogyakarta

Untuk menuju ke Desa Kedung Miri ini wisatawan yang berangkat dari pusat Kota Yogyakarta dapat mengarah ke arah selatan. Wisatawan akan menuju ke Jalan Ring Road Selatan kemudian mengikuti petunjuk arah ke Imogiri. Kemudian ke arah Desa Panggang atau Desa Siluk. Setelah bertemu dengan SMPN 2 kemudian mengikuti jalan beraspal ke arah kiri untuk menuju ke arah Desa Kedung Miri.

Desa Kedung Miri di selatan Yogyakarta merupakan salah satu destinasi wisata asri yang harus dikembangkan. Potensi alam desa yang sangat mendukung sebagai desa wisata dan wisata edukasinya patut dikunjungi oleh wisatawan untuk merasakan keasrian kehidupan pedesaan.