Taman Sungai Mudal Di Yogyakarta

Taman Sungai Mudal Di Yogyakarta

Taman Sungai Mudal Di YogyakartaTaman Sungai Mudal, Yogyakarta – Taman Sungai Mudal adalah obyek wisata alam yang terdapat di Kabupaten Kulon Progo, atau sekitar 1 jam dari pusat kota Yogyakarta jika berkendara. Tempat ini berupa kolam pemandian yang airnya selalu nampak jernih dan berwarna toska yang indah.

Ekowisata ini diberi nama Taman Sungai Mudal karena air di sini berasal dari mata air Mudal. Serta tampilan sekitar lokasi ini memang dibuat layaknya sebuah taman, dimana orang-orang berkumpul untuk bersenang-senang sembari menikmati pesona alam.

Tempat rekreasi baru di Jogja ini berawal dari inisiatif warga tempat Taman Sungai Mudal berada, yaitu gerakan bersih-bersih di mata air dan bantaran aliran sungai Mudal yang dimulai sejak tahun 2011 oleh masyarakat Banyunganti khususnya RW 05. Menyadari potensi wisata berupa air terjun, kolam pemandian dan renang, flora dan fauna, jeram-jeram, serta pemandangan pegunungan Menoreh yang memikat.

Paket lengkap sungai, kolam, dan air terjun

Selain membantu perekonomian warga sebagai ekowisata, Taman Sungai Mudal ternyata masih menjadi sumber irigasi bagi sawah-sawah sekitarnya dan konsumsi air bersih bagi warga. Sementara itu, sekitar 95 meter dari lokasi mata air terdapat air terjun. Spot menarik setelahnya adalah jeram-jeram dan lubuk yang ada setelah air terjun Mudal.

Air terjun yang terdapat di sekitarnya adalah Air Terjun Kembang Soka dan Air Terjun Kedung Pedut yang karakteristiknya hampir sama satu sama lain. Beberapa di antaranya adalah Bendung Pule, Kedung Wong, Kedung Luweng, Kedung Dowo, Kedung Rempelas, Kedung Awar-awar, dan Kedung Gedoya.

Kolam pemandian dan berenang berada di area Kedung Gedoya. Ada juga kolam yang dibuat ramah untuk anak dengan kedalaman 1 – 1,5 meter dan untuk dewasa kedalamannya 1,5 – 2 meter. Kolam pertama berukuran luas 7 x 11 m² untuk bermain dan berenang anak. Sedangkan kolam kedua berukuran 7 x 10 m².

Jika ingin mengambil foto saat di dalam kolam, anda disarankan untuk berfoto di pagi atau sore hari. Hasilnya akan menjadi lebih bagus dan menarik karena air jernih di Taman Sungai Mudal bertemu dengan sinar matahari di samping anda bukan di atas seperti saat siang.

Untuk anda yang kebetulan kurang bersahabat dengan wisata air, bisa mencoba trekking ke Watu Wayang. Tempat ini adalah tebing batu kapur dan konon mirip dengan kelir wayang, maka masyarakat menyebutnya Watu Wayang. Di Watu Wayang, anda akan dapat menemukan banyak kera ekor panjang. Atau anda juga bisa berjalan-jalan keliling Taman Sungai Mudal yang sejuk dan asri dipenuhi pepohonan rindang serta bunga-bunga cantik.

Wahana camping dengan flying fox yang ekonomis

Agar pengunjung tambah merasa nyaman ketika berkunjung ke Taman Sungai Mudal, pengelola menyediakan fasilitas selengkap mungkin untuk menyenangkan hati para penikmat alam yang berkunjung. Fasilitas umum seperti kamar mandi, kamar ganti, mushola, dan warung makan sudah tersedia di sana. Tak lupa gazebo untuk beristirahat juga tertata rapi.

Menariknya lagi, pihak pengelola Taman Sungai Mudal turut menyediaan akses internet. Adanya fasilitas WiFi bertujuan agar pengunjung lebih mudah mengunggah foto-foto ke akun media sosial. Dengan begitu diharapkan Ekowisata Taman Sungai Mudal juga akan semakin dikenal masyarakat luas. Kalau kebetulan anda atau salah seorang keluarga ada yang tak mahir berenang, di sini ada pula penyewaan pelampung dan hanya membayar IDR5.000 saja.

Secara perlahan pengelola mulai membangun berbagai aktivitas outdoor agar pengunjung makin tertarik dan banyak yang datang. Beberapa di antaranya adalah berkemah, flying fox, dan river tubing. Wahana flying fox nampaknya sudah mulai dibuka dan anda cukup membayar seeitar IDR15.000/orang. Sementara untuk masuk ke Taman Sungai Mudal, anda diharuskan membayar retribusi sebesar IDR4.000 saja, ditambah uang parkir IDR2.000/motor dan IDR5.000/mobil.

Taman Sungai Mudal

Alamat : Pedukuhan Banyunganti, Desa Jatimulyo, Girimulyo, Kulon Progo
HTM : IDR4.000
Jam buka : 08.00 – 17.00
Kegiatan : berenang, fotografi, tracking, camping, flying fox