Rute Bersepeda Asik di Jogja CocoK Untuk Spot Foto

Rute Bersepeda Asik di Jogja CocoK Untuk Spot Foto – Beberapa artikel yang akan kami berikan adalah artikel yang kami rangkum dari sumber terpercaya, berikut ini beberapa artikel yang membahas mengenai rute bersepeda asik di Jogja yang cocok untuk dijadikan spot foto.

Rute Bersepeda Asik di Jogja CocoK Untuk Spot Foto

Rute bersepeda di Jogja memang menjadi primadona tidak hanya bagi penduduk asli kota ini, namun juga bagi para pelancong yang sedang berlibur atau tinggal untuk sementara. Kota Jogja memang menjadi salah satu destinasi wisata yang banyak dikunjungi oleh wisatawan baik domestik maupun mancanegara.
Memang, hal tersebut tidak lepas dari Jogja yang terkenal akan berbagai lokasi dan tiap sudut di daerahnya dimana memiliki keunikan dan keindahan tersendiri. Untuk menikmati berbagai keunikan dan keindahan di Jogja, bisa dengan berbagai cara, baik menggunakan kendaraan bermotor atau transportasi umum. Namun, bagaimana jika mencoba berkeliling Jogja dengan sepeda?
Tentunya pengalaman berkililing Jogja dengan bersepeda akan menjadi pengalaman yang unik dan berkesan, karena wilayah-wilayah yang akan dilewati akan lebih banyak, bahkan bisa saja melewat gang-gang sempit yang tidak bisa dilewati kendaraan roda empat. Selain itu, dengan menggunakan sepeda, selain sehat juga akan mengurangi polusi yang kian merusak udara di Jogja.
Nah, ada beberapa rute bersepeda di Jogja yang umum dilalui oleh para ‘goweser’ baik individu maupun perorangan. Rute bersepeda di Jogja yang biasa dilalui juga memiliki suasana yang sejuk dan bebas dari kemacetan. Namun, sangat disarankan jika ingin bersepeda bisa pada jam-jam yang tidak sibuk, atau mungkin di pagi hari. Selain minim asap kendaraan, udaranya juga masih segar.
1. Tugu – Malioboro – Nol Kilometer – Keraton
Rute bersepeda di Jogja ini bisa dimulai dari lokasi yang menjadi ikon kota Jogja, yaitu Tugu. Apabila Anda sedang di Jogja, maka Tugu bisa menjadi titik awal perjalanan bersepeda Anda. Tugu memang berada di tengah dari perempatan. Dan dengan posisi Tugu yang berada di perempatan ini akan memudahkan Anda menebak mana arah mata angin.
Jika dari atah Tugu Anda bisa melihat gunung Merapi maka itu arah utara. Lalu ada stasiun kota Yogyakarta di selatan Tugu. Selanjutnya, di arah barat dapat dilihat dari keberadaan pasar Kranggan yang terlihat jelas dari arah tugu. Dan arah timur dapat dilihat dengan adanya jembatan Kali Code.
Untuk menuju ke Malioboro, Anda bisa menuju ke selatan melewati jalan Mangkubumi. Lalu bisa langsung menyeberangi rel kereta. Dan Anda bisa bersepeda di sekitar kawasan Malioboro serta duduk di trotoar dengan kursi yang sudah disediakan. Setelah itu, Anda melanjutkan perjalanan ke arah selatan yaitu menuju ke Nol Kilometer. Sesampainya di Nol Kilometer, akan terlihat bangunan-bangunan indah seperti Kantor Pos, Bangunan Bank BNI, Museum Benteng Vredeburg, Istana Negara yang bisa Anda jadikan spot untuk berofoto.
Lalu setelah puas berfoto di daerah Nol Kilometer, Anda bisa melanjutkan perjalanan menuju Keraton. Ketika diperjalanan Anda akan melihat salah satu lokasi wisata yaitu Alun-Alun Lor. Di daerah alun-alun dan Keraton ini terdapat beberapa tempat istirahat berupa cafe dan penjaja makanan ringan untuk mengisi tenaga setelah bersepeda seharian.
2. Plaza Ambarrukmo – Gowok – Jogja Expo Center – Kotagede
Selanjutnya, rute bersepeda di Jogja ini dimulai dari sekitar Plaza Ambarrukmo, lalu ke selatan yaitu menuju arah Gowok. Rute ini mungkin akan membutuhkan bantuan GPS agar tidak tersesat. Sebab ketika memasuki daerah Gowok, jalan yang akan dilalui relative sempit dan masuk ke jalan perkampungan. Memang rutenya sedikit sulit, namun akan sangat menyenangkan. Arahkan GPS Anda menuju arah JEC atau Jogja Expo Center. Di lokasi ini Anda bisa menikmati lokasi parkir dari JEC yang cukup luas untuk berkeliling sebentar.
Lalu, setelah itu Anda bisa menuju ke arah selatan, yaitu ke arah Kotagede. Ketika sampai di Kotagede, Anda bisa berkeliling dan mencari spot foto yang cukup unik dan bersejarah, seperti Masjid Gedhe Mataram atau berfoto di gang-gang kecil pemukiman warga yang memang memiliki tembok unik khas zaman dahulu.
3. Kotagede – Imogiri Timur – Makam Raja
Jika masih belum merasa lelah, maka dari Kotagede Anda bisa melanjutkan perjalanan menuju ke selatan yaitu arah jalan Imogiri Timur. Kondisi jalanan di Imogiri Timur cukup ramai, namun tidak macet. Anda bisa terus saja ke arah selatan hingga menemukan pasar Imogiri. Setelah itu tetap ke selatan mengikuti papan arah yang menuju ke Makam Raja.
Di Makam Raja tersebut dapat dibilang sangat unik, baik dari segi bangunannya maupun sejarahnya. Namun, lebih baik istirahat sebentar, karena untuk naik ke bagian atas dari Makam Raja dibutuhkan tenaga yang tidak sedikit. Jangan lupa juga untuk mencicipi wedang uwuh khas Imogiri yang bisa menyegarkan dan menghangatkan tubuh Anda.