Rekomendasi Agrowisata Buah Terbaik di Jogja

Rekomendasi Agrowisata Buah Terbaik di Jogja

Tempatwisatadiyogyakarta.web.id – Tidak hanya menyimpan berbagai kekayaan alam dan budaya yang unik saja, Kota Yogyakarta juga memiliki beragam agrowisata buah yang menarik untuk dikunjungi bersama keluarga, pasangan ataupun teman teman terdekat anda. Bagi anda para penggemar buah-buahan yang sudah bosan dengan wisata gunung dan pantai, tidak ada salahnya mampir sejenak ke kebun-kebun agrowisata ini. Penasaran? Berikut dibawah ini akan kami bahas mengenai rekomendasi Agrowisata buah terbaik di Jogja yang harus kalian kunjungi :

1. Desa agrowisata salak Bangunkerto
Kamu suka salak? Jika iya, desa agrowisata Bangunkerto yang berlokasi di Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman ini mungkin harus kamu kunjungi. Desa ini dikelola di atas lahan seluas 27 hektar.

Saat masuk ke kawasan ini, kamu akan disambut pohon salak yang berderet rapi di sepanjang jalan serta udara sejuk khas pedesaan. Desa yang mayoritas penduduknya berprofesi sebagai petani salak ini memiliki koleksi 17 varietas salak, seperti salak madu, pondoh super, pondoh hitam, pondoh merah, pondoh manggala, pondoh kuning, pondoh gading, pondoh gula pasir, pondoh klinting, bali, tanonjaya, semeru, dan beberapa varietas salak lainnya.

Di antara semua jenis tersebut, salak pondoh merupakan yang paling digemari karena rasanya yang manis. Selain pohon salak, di tempat ini kamu juga bisa menemukan berbagai jenis tanaman obat, seperti jahe, temulawak, kencur, dan masih banyak lagi. Selain bisa melihat dan memetik buah salak langsung dari pohonnya, di sini kamu juga bisa belajar tentang budidaya tanaman ini.

Ketika berkeliling di wilayah kebun, kamu biasanya akan dibimbing oleh seorang pemandu. Nah, waktu terbaik berkunjung ke tempat wisata ini adalah saat panen buah salak, yaitu antara bulan Mei-Juni atau November-Desember. Di luar waktu ini, buah salak di sini biasanya masih sedikit dan berukuran kecil.

2. Desa agrowisata salak Trumpon
Masih seputar salak, ada lagi desa wisata lain yang terkenal dengan salak pondohnya, lho. Desa itu bernama Trumpon yang terletak di Dusun Trumpon, Desa Merdikurejo, Kecamatan Tempel, Kabupaten Sleman. Sama seperti di desa Bangunkerto, di desa ini kamu juga bisa berkeliling ke kebun salak, memetik dan memakan langsung buah salak, serta belajar mengenai budidaya buah salak.

Di sini, kamu juga bisa melihat keindahan panorama Gunung Merapi melalui gardu pandang yang tersedia. Gak cuma itu, kamu juga bisa menikmati berbagai hiburan lain seperti kesenian tradisional, paket memancing, outbound, dan tracking.

3. Taman agrowisata buah naga Kusumo Wanadri
Menempati lahan pantai seluas 2,5 hektar, agrowisata yang merupakan perkebunan buah naga ini berada di Desa Glagah, Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo. Di tempat ini, ada dua jenis buah naga yang dibudidayakan, yaitu buah naga putih dan merah.

Di sini, kamu bisa berkeliling ke wilayah kebun sambil memetik buahnya, lho! Kamu juga bisa membeli produk olahan buah naga, seperti sirup atau selai yang banyak diproduksi dalam skala rumahan oleh penduduk sekitar.

4. Kebun buah langka Sedayu
Kebun ini berlokasi di Dusun Sundi Kidul, Kelurahan Argorejo, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul. Di tempat ini, kamu dapat melihat beragam koleksi buah langka yang belum tentu bisa kamu temukan di tempat lain di Indonesia. Kebun ini memiliki sekitar 300 tanaman langka, yang didatangkan dari berbagai daerah di Indonesia bahkan mancanegara.

Beberapa buah langka tersebut di antaranya yaitu buah tin, anggur Brazil (Jaboticaba), blackberry, jeruk nagami, kacang amazon, dan masih banyak lagi. Gak hanya berkeliling dan melihat-lihat saja, apabila tanamannya sedang berbuah, kamu juga diperbolehkan mencicipinya.

Di sini, kamu juga bisa belajar menanam bibit buah langka atau membeli berbagai jenis bibit buah langka, seperti alpukat kendil, belimbing madu, cempedak, durian bawor, durian musangking, jambu air mawar jumbo, dan nangka madu.

5. Kebun Buah Mangunan
Kebun buah seluas 23 hektar ini berada di Kecamatan Dingo, Kabupaten Bantul. Kebun ini terletak di daerah perbukitan yang ditanami berbagai jenis tanaman buah, seperti buah belimbing, rambutan, dan durian. Agrowisata ini termasuk tempat piknik populer di Yogyakarta karena tempat ini gak pernah sepi oleh pengunjung. Kemudahan akses dan panorama di sekitar kebun yang menawan menarik banyak turis untuk datang.

Gak hanya kebun buah, kamu juga bisa mengunjungi spot menarik lain seperti spot perbukitan. Di sini, kamu bisa melihat keindahan matahari terbit atau sunrise. Jika kamu berkunjung ke sini pada pagi hari dan sedang beruntung, kamu juga bisa menikmati pemandangan kabut yang cantik.

6. Agromina Wisata Karangsari
Desa wisata ini berlokasi di lereng Gunung Merapi, tepatnya di Desa Karangsari, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman. Di kawasan desa agrowisata ini, terdapat perkebunan salak. Kamu bisa memetik buah salak langsung dari pohonnya, serta belajar cara membudidayakannya.

Selain itu, kamu bisa juga mencoba berbagai kegiatan pertanian seperti kegiatan membajak sawah, memanen padi ataupun sayuran, belajar cara beternak sapi, kerbau, atau kambing, memberi makan, hingga memandikan hewan ternak tersebut.

7. Kampung Flory Sleman
Kampung wisata yang didirikan di atas lahan seluas empat hektar ini merupakan tempat rekreasi berkonsep agro yang saat ini tengah populer di kalangan masyarakat Indonesia. Kampung wisata ini terbagi menjadi tiga zona berbeda yang menawarkan tema wisata yang juga berbeda-beda.

Di zona pertama bernama Taruna Tani, kamu bisa melihat berbagai jenis tanaman buah dan tanaman hias serta berwisata kuliner. Di zona kedua yang diberi nama Dewi Flory, tersedia homestay dan pelatihan wirausaha agrobisnis.

Sementara itu, di zona ketiga yang dinamakan Agro Bush, terdapat wisata petik buah langsung dari pohonnya dan juga edukasi tentang tanaman yang dibudidayakan di sana. Hmm, menarik banget kan?

Baca Juga : Rekomendasi Wisata Malam Terbaik di Jogja

8. Agro Durian Banjaroya
Buat kamu pecinta durian, gak ada salahnya untuk mampir ke desa Banjaroya yang berada di Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulonprogo. Desa ini terkenal dengan produksi buah duriannya, terutama jenis Menoreh.

Sebagian besar pohon durian yang ada di sini sudah berusia ratusan tahun. Kualitas buah yang ada disini juga sangat dijaga. Saat musim durian telah tiba, sering diadakan festival durian di tempat ini.

9. Taman Buah Nglanggeran
Taman buah Ngglangeran terletak di atas ketinggian 500 mdpl di Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul. Durian jenis montong dan kelengkeng menjadi komoditi utama di taman buah ini, meskipun ada juga tanaman buah lainnya seperti rambutan, kakao, dan alpukat. Di tempat wisata ini, kamu juga bisa menyaksikan keindahan gunung api purba dan embung Nglanggeran yang masih dalam satu kawasan.

10. Kampung wisata anggur Plumbungan
Agrowisata yang tergolong baru ini berlokasi di Dusun Plumbungan, Desa Sumbermulyo, Bambanglipuro, Kabupaten Bantul. Agrowisata ini berupa kawasan kampung yang memiliki banyak tanaman anggur. Varietas anggur yang dibudidayakan adalah Ninel yang didatangkan dari Ukraina.

Anggur jenis ini memiliki kelebihan yaitu gak mengenal musim panen sehingga bisa berbuah sepanjang tahun. Di sini, kamu bisa memetik langsung buah anggur yang memiliki cita rasa manis. Kalau kamu ingin memetik buah anggur, akan dikenakan biaya sesuai dengan bobot anggur yang dipetik.

Di tempat ini, kamu juga bisa mendapatkan edukasi singkat mengenai budidaya anggur langsung dari pemilik kebun. Buat kamu yang ingin menanam pohon anggur di rumah, kamu juga bisa membeli bibit anggur yang juga dijual di sini.

Wisata Kebun Buah Mangunan

Wisata Kebun Buah Mangunan

Wisata Kebun Buah Mangunan – Wisata anti mainstream kali ini berada di Yogyakarta, memang Yogyakarta tidak ada matiya untuk urusan wisata. Bagaikan negeri di atas awan, Kebun Buah Mangunan berada di ketinggian 150-200mdpl, terletak di kecamatan Dlingo yang dapat ditempuh sekitar 1 – 1,5 jam dari kota Yogya.

Cara menuju Kebun Buah Mangunan

Untuk pergi ke Kebun Buah Mangunan dari kota Jogja, kamu bisa langsung berkendara menuju perempatan ringroad terminal Giwangan. Dari situ diteruskan ke jalan Imogiri Timur (arah selatan), lalu ikuti jalan Imogiri barat sampai pertigaan mentok dan dari situ kamu akan dituntun oleh papan petunjuk yang mengarahkan ke Kebun Buah Mangunan, mulai dari sini jalanan juga sudah mulai menanjak, teruslah melaju hingga menemukan gerbang masuk Kebun Buah Mangunan.

Setelah sampai di pintu masuk dan parkir kendaraan, perjalananmu belumlah selesai, kamu masih harus jalan kaki menapaki anak tangga menuju puncaknya kurang lebih 300 meter dari tempat parkir paling ujung (sampai jalanan untuk kendaraan mentok), setelah di puncaknya, rasa lelahmu akan terbayarkan, walaupun nanti pulangnya lelah lagi yah

Harga tiket masuk Kebun Buah Mangunan

Setiap orang diharuskan membayar tiket masuk hanya Rp 5.000 saja, setelah itu bisa leluasa menikmati area di dalamnya hingga puncak.

Ada apa saja di Kebun Buah Mangunan?

Hal yang paling menarik dari wisata Kebun Buah Mangunan tentu saja pemandangan pegunungan Sewu dan Sungai oyo yang menyatu membuat pemandangan yang sangat indah, apalagi saat kamu mengunjungi tempat ini di waktu yang pas saat kabut kabut tebal menyelimuti pegunungan tersebut, akan terasa berada di negeri atas awan!

Baca Juga :

Selain itu saat kamu berjalan kaki menuju puncaknya, kamu akan melihat di tempat ini ada area perkemahan, outbound, greenhouse, kolam pancing, serta berbagai koleksi pohon buah-buahan yang tidak boleh dipetik buahnya.

Bagaimana cara bertemu kabut di Kebun Buah Mangunan?

Kabut yang menyelimuti pemandangan pegunungan di Kebun Buah Mangunan tidak setiap hari ada lho, menurut pengelaman orang yang beberapa kali ke sana, cara menemui kabut kabut itu, kamu harus datang ke sana di saat matahari terbit dan di musim hujan, hal ini juga tidak menjamin kamu bertemu kabutnya, jika malam sebelum kamu mengunjungi tempat ini terjadi hujan, maka ada kemungkinan besoknya kamu bisa ketemu kabutnya.

Alamat Kebun Buah Mangunan Yogyakarta

Mangunan, Dlingo, Mangunan, Dlingo, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55783