Wisata Taman Pelangi Yogyakarta

Wisata Taman Pelangi Yogyakarta

Wisata Taman Pelangi Yogyakarta – Cukup mudah menemukan tempat wisata malam di Jogja, tentunya dengan ciri khas dan keunggulannya masing-masing. Ada tempat wisata malam bertema sejarah, alam, atau tema hiburan khusus untuk keluarga. tempat wisata Taman Pelangi Jogja ini salah satunya, tempat wisata untuk keluarga ini menawarkan keindahan gemerlap cahaya dari berbagai bentuk replika didalamnya.

Taman Pelangi atau juga disebut Taman Lampion Jogja masih berada satu lokasi dengan tempat wisata sejarah Monumen Jogja Kembali (Monjali). Jika tempat wisata lain dibuka untuk umum pagi hingga sore hari, justru wisata Taman Pelangi ini baru dibuka malam hari. Hadir sebagai wahana wisata untuk keluarga, setiap malam tempat wisata ini selalu dipenuhi pengunjung segala usia.

Pesta Lampion di Taman Pelangi Jogja

Seperti layaknya pelangi yang identik dengan warna-warna indah, begitu pula dengan Taman Pelangi lebih menonjolkan keindahan warna.

Begitu masuk ke area taman, kita akan disambut lampion warna-warni dari berbagai ukuran. Dan sebagai pintu gerbang pembuka, ada lampion berukuran paling besar berbentuk mirip pelangi.

Berikutnya kita bisa melihat berbagai jenis lampion berbentuk flora dan fauna serta karakter sejumlah tokoh kartun yang populer saat ini.

Tidak seperti lampion kebanyakan yang digantung, lampion di Tempat Wisata Keluarga Taman Pelangi Jogja ini banyak yang ditancapkan di tanah atau ditempel di dinding.

Tak hanya aneka lampion yang indah namun disini pengunjung akan dimanjakan dengan kerlap-kerlip lampu yang indah sehingga suasana semakin meriah. Bahkan ada beberapa spot yang terkesan romantis sehingga sering dijadikan background foto pre-wedding.

Baca Juga :

Tak hanya lampion dan cahaya lampu yang artistik namun Taman Pelangi memiliki daya tarik lain berupa beberapa wahana permainan seperti Bom-Bom Car, Sepeda Tandem, Junior Jet, Trampoline, ATV, Battery car, dan lain-lainnya.

Disini juga tersedia wahana permainan air bertempat di kolam besar yang mengelilingi Monumen Jogja Kembali. Bagi pengunjung yang punya hobi memancing, di Taman Pelangi juga disediakan kolam pemancingan. Uniknya ikan hasil memancing bisa langsung dimasak dilokasi.

Adapun permainan air yang disediakan yaitu Speed Boat, Bunper Boat, Becak Air, Bola Air, Perahu dayung, Bebek Kayuh, dan beberapa permainan air lainnya. Bagi yang ingin menguji nyali bisa mencoba masuk ke Puri Hantu.

Pendek kata, Taman Pelangi merupakan tempat wisata paling lengkap untuk keluarga, mudah dijangkau, dan harga tiket masuknya cukup murah.

Di Taman Pelangi terdapat sekitar 25 stand penjual makanan dan minuman. Tentunya jika merasa lapar pengunjung dapat bersantap malam di area food court dengan berbagai macam menu yang bisa dicoba. Jika menginginkan suasana dinner yang romantis bisa mencoba memilih tempat yang terletak di pinggir kolam.Tempat Wisata Taman Pelangi Jogja adalah tempat wisata malam di Jogja yang mudah diakses dari berbagai arah. Letaknya tepat di area Monumen Jogja Kembali. Bagi yang membawa kendaraan pribadi bisa lewat jalur Ring Road Utara. Jika tidak menggunakan kendaraan pribadi bisa naik bus Trans Jogja Jalur 2A dan 2B lalu turun di shelter Monjali.
Jam Buka Taman Pelangi Jogja

Jam Buka:

Senin s/d Kamis: Pukul 17.00 – 22.00 Wib
Jumat s/s Minggu: Pukul 17.00 – 23.00 Wib

Khusus hari Minggu atau hari-hari besar biasanya Taman Pelangi buka dari pagi hingga malam.
Harga Tiket Masuk Taman Pelangi Jogja

Senin s/d Kamis: Rp. 10 ribu per orang
Jumat s/d Minggu: Rp. 15 ribu per orang

Harga tiket tidak termasuk biaya untuk wahana-wahana didalam Taman Pelangi.

Wisata Waduk Sermo Yogyakarta

Wisata Waduk Sermo Yogyakarta

Wisata Waduk Sermo Yogyakarta – Letak Waduk Sermo boleh dibilang cukup strategis, karena berada diantara dua bukit dan disekelilingnya masih banyak pepohonan dan adanya cagar alam atau hutan wisata yang membuatnya nampak hijau dan sejuk. Di sana terdapat jalan yang melingkari sekeliling waduk sehingga memudahkan pengunjung menikmati Waduk Sermo dari sudut pandang manapun dengan leluasa. Di sepanjang jalan melingkar itu terdapat tempat ? tempat persinggahan berupa rumah jamur (berbentuk seperti jamur) dan juga rumah panggung. Terdapat pula warung makan, bengkel dan juga toilet umum. Disamping itu juga menyediakan wisma atau vila apabila kita ingin menikmati keindahan waduk pada malam hari. Bila ingin mengelilingi Waduk Sermo lewat air, disana juga disediakan penyewaan perahu atau sering pula masyarakat menyebutnya gethek. Perahu motor juga ada. Bila ingin memancing, kita tidak perlu membayar. Cukup membeli atau membawa sendiri peralatan untuk memancing. Meski pengunjung bebas memancing di Waduk Sermo, namun ada kawasan-kawasan tertentu yang dilarang karena berbahaya.

Tentang Waduk Sermo

Waduk yang diresmikan oleh Presiden Soeharto 20 November 1996 silam dibuat dengan membendung Kali Ngrancah, dengan biaya pembangunan mencapai Rp 22 miliar dan diselesaikan dalam waktu dua tahun delapan bulan. Untuk pembangunan waduk ini, Pemda Kulon Progo melakukan transmigrasi massal alias bedol desa. Sebanyak 100 KK ditransmigrasikan ke Tak Toi Bengkulu dan 7 KK ditransmigrasikan ke Perkebunan Inti Rakyat (PIR) Kelapa Sawit Riau. Tujuan pembangunan waduk ini adalah untuk suplesi sistem irigasi daerah Kalibawang yang memiliki cakupan areal seluas 7.152 Ha. Sistem irigasi tersebut merupakan interkoneksi dari beberapa daerah irigasi.

Baca Juga :

wisata Gua Pindul

Wisata Museum Ullen Sentalu

Waduk Sermo ini terdiri dari bendungan utama yang merupakan tipe urugan batu berzona dengan inti kedap air. Puncak bendungan memiliki elevasi +141,60 meter dengan panjang 190.00 meter, lebar 8,00 meter, tinggi max 58,60 Meter dan volume urugan 568,000 meter. Coffer Dam dengan tipe urugan batu dan selimut kedap air yang memiliki elevasi mercu+105,00 meter. Bangunan pelimpah dengan tipe ogee tanpa pintu yang memiliki lebar pelimpah 26 meter, elevasi mercu 136,60 meter, peredam energi bak lontar dan lantai peredam energi. Bangunan terowongan dengan bentuk tapal kuda dengan diameter 4,2 meter yang memiliki kapasitas 179,50 meter kubik per detik, elevasi inlet 89,00 meter dan elevasi outlet 84,00 meter. Selama ini Waduk Sermo dimanfaatkan sebagai sumber air bersih oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dan untuk air irigasi yang mengairi sawah di daerah Wates dan sekitarnya. Terkadang lokasi Waduk digunakan untuk lomba dayung seperti yang terjadi belakangan ini dan untuk pelatihan bagi Akademi Angkatan Udara (AAU), juga sering dijadikan obyek diskusi akademika tentang evaluasi geologi teknik dan kerentanan gerakan tanah di sekitar waduk tersebut (terutama pada sandaran dinding bendungan sebelah barat/kanan).

Pemandangan dan suasana Waduk Sermo ini cukup eksotik dan menawarkan keindahan konstruksi bendungan. Semilir angin pun bisa membuat Anda lebih santai sambil menikmati panorama waduk ini. Selain itu, perahu wisata yang ada di waduk ini siap membawa Anda berkeliling menikmati keindahan bendungan yang menawan. Gardu pandang juga dapat Anda gunakan untuk bersantai ria sambil melihat keindahan waduk dari ketinggian. Menikmati gardu ini tidak dikenakan biaya dan dijamin Anda dapat merasakan kesejukan dan kesegaran angin yang bertiup sepoy-sepoy. Di waduk ini, keamanan dan ketertiban menjadi kewajiban antara pengunjung maupun petugas keamanan yang harus dijaga bersama. Untuk menjaga keamanan di area waduk, pos keselamatan pun disiapkan dengan menerjunkan tujuh orang anggota SAR setiap harinya yang siap menolong pengunjung jika terjadi sesuatu di kawasan bendungan ini.

Wisata Gunung Api Purba Nglanggeran

Wisata Gunung Api Purba Nglanggeran

Wisata Gunung Api Purba Nglanggeran – Gunung Api Purba ini adalah gunung berapi yang aktif puluhan juta yang lalu, sekitar 60 – 70 juta stahun silam dan sekarang gunung ini dinyatakan sudah tidak aktif lagi. Gunung ini berbentuk bongkahan batu andesit raksasa membentang sekitar 800 meter dan setinggi 300 meter ini mulai banyak menarik perhatian para wisatawan. Setelah pengunjung sampai di lokasi, untuk beristirahat sudah disediakan pendopo yang berbentuk joglo.

Panorama wisata yang ditawarkan di pegunungan Nglanggeran ini meliputi Sunrise dan sunset matahari dan terbitnya bulan pada malam hari, jutaan bintang yang tersebar dilangit dapat kita nikmati pada malam hari, panjat tebing atau rock climbing yang menantang, keindahan alam berupa deretan pegunungan dan perkampungan penduduk yang menarik.

Tak jauh dari joglo tersebut anda akan menemukan 3 bangunan gardu pandang yang dapat digunakan untuk mengexplorasi pemandangan alam di gunung ini dari arah ketinggian. Gunung ini ternyata mempunyai beberapa macam gunung lagi di dalamnya yang mempunyai nilai sejarah dan historis yang tinggi.

  1. Gunung Kelir : Gunung ini berbentuk menyerupai kelir dan diyakini merupakan tempat tinggal dari Ongko Wijoyo dan Punakawan.
  2. Sumber Air Comberan : Merupakan mata air yang tidak pernah surut walaupun musim kemarau. Ditempat itu terdapat tempat pemujaan dan pertapaan yang digunakan oleh orang –orang terdahulu.
  3. Gunung Gedhe : Gunung ini merupakan gunung terbesar di antara pegunungan lainnya di pegunungan Nglanggeran. Para pendaki banyak menggunakan tempat ini sebagai tampat mengadakan aktifitas dan berkemah. Panorama akan sangat indah berada di tempat ini karena merupakan gunung tertinggi dan strategis yang berada di tenggah gunung Nglanggeran.
  4. Gunung Bongos : Gunung ini berwarna hitam seperti arang tempat meletakkan blencong.
  5. Gunung Blencong : Gunung ini menyerupai blencong yang dipakai untuk lampu atau penerangan kyai Ongko Wijiyo saat bersama Punokawan.
  6. Gunung Buchu : Gunung ini berbentuk lancip yang konon berasal dari puncak gunung merapi yang dipindah oleh punokawan. Gunung tersebut dibawa ke desa Kemadang Gunungkidul dipikul memakai kayu jarak, dan berhubung ditempat itu ada sumber air sebesar dandang maka gunung tersebut ditanam di tempat yang namanya sedandang. Gunung yang berbentuk lancip ini sering digunakan para pecinta alam dan pemanjat tebing. Sampai saat ini tercatat baru 3 team yang mampu menancapkan bendera di puncak gunung Buchu.
  7. Tlogo Wungu : Konon yang dapat melihat keberadaan tlogo ini adalah orang yang benar-benar bersih dan melakukan prihatin akan mengetahui yang terletak di sebelah timur gunung Nglanggeran. Konon tlogo tersebut merupakan pemandian bidadari, jika berhasil melihat tlogo tersebut akan mendapat canthing emas dan tlundak emas.
  8. Tlogo Mardhido : Tlogo tersebut konon diyakini sebagai tempat pemandian kuda sembrani tunggangan bidadari. Konon di situ terdapat bekas tapak kuda Sembrani yang membekas di batu.
  9. Talang Kencono : Konon sebagai talang air dari tlogo Mardhito hingga ke Jimatan Kotagedhe Yogyakarta.
  10. Pamean Gadhung : Menurut mitos pohon gadhung ini ujungnya sampai puncak gunung merapi. Kawasan ini sekarang ini banyak dihuni oleh monyet, kelelawar dan ular.

Sebuah legenda lain yang merupakan misteri yang unik di pegunungan Nglangeran ini adalah masyarakat yang tinggal di puncak gunung ini, KK nya atau kepala keluarganya semuanya harus berjumlah 7 KK saja. Lokasinya di tlogo Mardidho, dusun Nglanggeran wetan. Mayarakat setempat yang mendiami tempat tersebut meyakini dan mempercayai aturan yang sudah turun menurun dari sesepuh bahwa penduduk yang mendiami tempat ini harus berjumlah 7 KK saja. Jadi sampai saat ini rumah yang berada di tempat ini hanya terdiri dari 7 rumah saja.

Baca Juga :

Lokasi

Gunung Nglanggeran ini terletak di Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Akses

Saat ini belum ada jalur angkutan umum yang menuju lokasi gunung ini, sehingga anda harus menggunakan kendaraan sendiri maupun menyewa kendaraan. Sedangkan jalur untuk menuju obyek ini ada dua jalur yang dapat anda pilih :

  • Dari Wonosari : Bunderan Sambipitu – Dusun Bobung – Desa Nglanggeran.
  • Dari Yogyakarta : Bukit Bintang Patuk – Radio GCD FM – Desa Ngoro-oro – Desa Nglanggeran.

Harga tiket

Harga tiket masuk gunung Nglangeran sebesar Rp.7.000,- untuk sore, dan Rp.9.000,- untuk malam hari. Dan harga tiket dapat berubah sewaktu-waktu. Pengelola gunung api purba nglanggeran juga menyediakan paket wisata yang menarik jika anda berminat.

Fasilitas

Fasilitas yang terdapat di pegunungan ini adalah :

  • Posko Kesehatan
  • Pusat Informasi
  • Pusat Kuliner
  • Balai pertemuan
  • Fasilitas MCK
  • Home Stay
  • Jalur Pendakian
  • Tempat ibadah
  • Camping Ground

Wisata gunung api purba ini sangat cocok bagi anda yang berjiwa petualangan . Anda bisa mengadakan kegiatan kemping di bukit nglanggeran.

Wisata Desa Kalibiru Yogyakarta

Wisata Desa Kalibiru Yogyakarta

Wisata Desa Kalibiru Yogyakarta – Desa Wisata Kalibiru merupakan kawasan hutan yang dikelola masyarakat sekitar dan dijadikan objek wisata alam. Hutan wisata ini berada di perbukitan Menoreh, tepatnya di Desa Hagrowilis, Kecamatan Kokap, Kulonprogo. Dari Wates, ibukota Kulonprogo, Kalibiru berjarak 10 km. Sedang dari Kota Yogyakarta, Kalibiru berjarak 40 km dan dapat ditempuh dalam waktu 60-90 menit.

Asal Mula Desa Wisata Kalibiru

Pada tahun 1950-an, Kalibiru merupakan hutan lindung yang belum dijamah manusia. Namun seiring berjalannya waktu, banyak pembalakan liar terjadi di Kalibiru. Sampai pada tahun 1997 Desa Wisata Kalibiru menjadi hutan yang tandus dan gersang. Oleh sebab itu warga sekitar kemudian berinisiatif mengelola Kalibiru untuk membuat hutan itu kembali hijau dan sejuk. Melalui Komunitas Lingkar, masyarakat sekitar mengubah Kalibiru yang tandus dan gersang menjadi hijau dan sejuk. Setelah lima tahun dikelola oleh masyarakat, jumlah dan pertumbuhan tanaman di Kalibiru meningkat pesat. Ditemukan juga beberapa mata air. Sejak 14 Februari 2008 hutan ini secara resmi dikelola masyarakat selama 35 tahun dengan adanya Izin Pemanfaatan Hutan Kemasyarakatan. Kini Kalibiru membalas budi masyarakat yang telah merawatnya dengan menjadi hutan wisata yang indah.

Desa Wisata Kalibiru terbentang 450 meter diatas permukaan laut. Jika cuaca cerah, dari balik hutan Kalibiru kita dapat melempar pandangan sampai gunung Merapi, pantai selatan, dan Waduk Sermo. Karena berada di perbukitan yang cukup tinggi, Kalibiru sejuk dan udaranya jernih tanpa polusi. Tentu hal ini menjadi nilai lebih bagi pengunjung yang berasal dari perkotaan yang sehari-hari menghirup udara kota yang kotor.

Baca Juga :

Selain bentang alamnya yang indah oleh paduan hutan yang hijau dan perbukitan, sosial budaya masyarakat sekitar Kalibiru juga menjadi daya tarik. Masyarakat sekitar dikenal ramah, santun, memiliki rasa kekeluargaan, dan senang gotong royong. Selain itu, masyarakat Kalibiru juga mempertahankan beraneka ragam seni budaya tradisional, sehingga mampu menghadirkan eksotisme yang khas bagi pengunjung.

Masyarakat yang secara bahu-membahu mengelola hutan wisata Kalibiru juga mempunyai komitmen untuk menjaga lingkungan. Hal ini dapat dilihat dari infrastruktur bangunan di Kalibiru. Tak ada satu bangunan pun yang berbahan beton. Semuanya terbuat dari bahan-bahan alami seperti bambu atau kayu dan dirancang sesuai arsitektur Jawa kuno. Berbagai bangunan yang disediakan sebagai fasilitas pengunjung di Kalibiru antara lain pondok wisata, gardu pandang, joglo, sampai perpustakaan. Selain itu terdapat pula area outbond, jalur tracking, dan lintasan flying fox.

Wisata Tlogo Putri Yogyakarta

Wisata Tlogo Putri Yogyakarta

Wisata Tlogo Putri Yogyakarta – Tlogo Putri merupakan salah satu obyek wisata alam yang ada di kawasan Kaliurang. Wisatawan yang berkunjung ke tempat ini bisa mencoba berbagai wahana permainan, melihat pertunjukan seni tiap hari minggu, atau trekking menyusuri jalan setapak di hutan.

“Mana telaganya?” itulah kata-kata yang sering terlontar dari mulut wisatawan yang mengunjungi Tlogo Putri. Sebelum kecewa, sebaiknya Anda memahami satu hal ini. Tidak ada telaga atau danau di Tlogo Putri, yang ada di tempat itu adalah sebuah bendungan atau embung berukuran kecil yang biasa dijadikan sarana bermain kano maupun bebek air. Meski tak bisa menemukan telaga, Anda tak perlu kecewa sebab tempat ini menyimpan banyak pesona. Di sekeliling bendungan tersebut terdapat arena bermain yang cukup menyenangkan dan dilengkapi berbagai wahana seperti ayunan, jungkat-jungkit, perosotan, hingga bianglala.

Berada di lereng selatan Merapi dengan ketinggian 900 m dpl membuat udara di kawasan ini sejuk dan segar. Bahkan di waktu-waktu tertentu terbilang cukup dingin sehingga memaksa pengunjung untuk mengenakan jaket tebal. Memadukan konsep wisata alam dan wisata tirta, tempat ini layak dijadikan lokasi liburan keluarga.

Obyek wisata Tlogo Putri berada satu kompleks dengan Bukit Plawangan Turgo. Sebelum erupsi Merapi tahun 2010, bukit ini berupa hutan yang cukup lebat dan menjadi habitat monyet serta elang jawa. Meski kondisi saat ini belum sepenuhnya pulih, Bukit Plawangan Turgo cukup menarik untuk dijadikan lokasi trekking.

Hal-hal Menarik di Kawasan Tlogo Putri

Di Tlogo Putri terdapat sebuah panggung hiburan. Setiap minggunya akan ada grup seni baik seni tradisional maupun orkes dangdut yang pentas di panggung tersebut. Wisatawan yang akan menyaksikan pertunjukan ini tidak dipungut biaya.
Bagi penggemar wisata kuliner, di kawasan sekitar Tlogo Putri terdapat banyak warung yang menjajakan aneka kuliner khas Kaliurang seperti jadah tempe, sate kelinci, hingga tongseng kopyok kelinci.
Bagi penggemar kegiatan outdoor, Anda bisa trekking menyusuri jalan setapak memasuki hutan dan mengunjungi Air Terjun Tlogo Muncar serta Watu Kemloso.
Kawasan Tlogo Putri juga menjadi basecamp operator Merapi Lava Tour. Jadi jika ingin berwisata menyusuri sisa-sisa erupsi Merapi menggunakan jeep willys silahkan datang ke Tlogo Putri.

Lokasi Tlogo Putri

Tlogo Putri terletak di Kaliurang, tepatnya di kawasan Terminal Kaliurang. Dari pusat Kota Yogyakarta tempat ini bisa dicapai sekitar 30 menit berkendara ke arah utara.

1 2 3 4