Romantisnya Malam Di Kafe Daruma

Romantisnya Malam Di Kafe Daruma

tempatwisatadiyogyakarta.web.id Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Romantisnya Malam Di Kafe Daruma. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Romantisnya Malam Di Kafe Daruma

Namun melihat antusias pecinta kopi di Jogja yang semakin hari semakin meningkat, maka sejak Juli 2018 manajemen memutuskan untuk memunculkan café dengan nama Maison Daruma yang merupakan salah satu dari sedikit café yang memiliki coffee roastery-nya sendiri.

Sejak munculnya Café Maison Daruma, maka Coffee Roastery Blue Menoreh berganti dengan nama yang sama. Terkait dengan penamaan, Maison memiliki arti rumah sedangkan Daruma diambil dari boneka Jepang yang apabila jatuh dia akan kembali lagi berdiri.

Di Jepang sendiri, Daruma merupakan boneka simbol keberuntungan. Bisa jadi owner café ini menginginkan Maison Daruma sebagai rumah keberuntungan. Siapa tahu kan ya?

Arsitektur bangunan Café Maison Daruma mengadaptasi dari bangunan Jepang, kaca-kaca yang membentuk setengah lingkaran, panel-panel kayu dan tentu saja hiasan boneka Daruma setiap sudut café.

Bagian dalam Cafe Maison Daruma terllihat lega meskipun tidak seberapa luas karena penyekat ruangan yang dibuat dari kaca. Café Maison Daruma terlihat elegan dan eksklusif terutama ketika cahaya matahari masuk langsung ke dalam ruangan dan membantu penerangan di siang hari.

Baca Juga : LIP Cafe Kudapan Khas Perancis Di Kota Pelajar

Halaman Café Maison Daruma yang luas, sayangnya tidak dilengkapi dengan canopy atau atap untuk bagian outdoor café ini. Pengunjung café di siang hari hanya bisa menikmati Café Maison Daruma di dalam ruangan.

Untuk pengunjung yang merokok dan datang di siang hari, harus tahan diri tidak merokok selama di Café Maison Daruma. Outdoor area baru bisa dinikmati pada jam 17.00 WIB hingga malam karena pihak café akan mengeluarkan bean bags dan meja-meja pendek.

Hal itu saya ketahui setelah dua kali datang ke Café Maison Daruma di waktu yang berbeda. Pertama, di siang hari karena meeting dengan partner kerja.

Suasana di siang hari cukup kondusif untuk bekerja maupun meeting karena pengunjung Café Maison Daruma yang tidak terlalu banyak. Musik genre Lo-Fi yang diputar cukup membantu fokus. Selain itu menu makanan-minuman yang beragam, tentu dengan harga yang ramah untuk kantong karyawan seperti saya.

Kedatangan kedua ke Café Maison Daruma, ketika janji temu dengan kawan karena sudah lama tidak hangout bareng. Kami memilih bertemu setelah maghrib. Di malam hari, pengunjung Café Maison Daruma lumayan rame, hampir semua meja penuh.

Suasana café pun berubah menjadi romantis karena penerangan di bagian outdoor hanya bergantung pada lampu taman dan lampu-lampu kecil yang menghiasi beberapa sudut halaman, sehingga sedikit temaram.

Beberapa menu yang saya coba punya cita rasa yang lumayan dan sesuai dengan harganya. Tetapi karena ini adalah Café & Coffee Roastery, maka tentu saja menu berbahan kopi di sini adalah menu unggulan. Salah dua kopi yang menjadi rekomendasi saya adalah kopi Lungo dan Cortado.

Cita rasa kopi Lungo di Café Maison Daruma cukup pas di lidah saya, rasa pahit dan asamnya pas. Cortado direkomendasikan karena ini salah satu minuman favorit saya.

Jika ingin makanan yang mengenyangkan tapi harganya bersahabat maka Paru Rice Bowl bisa menjadi pilihan. Harga yang tercantum di menu belum termasuk PPN 10%. Café ini buka dari jam 10.00 sampai jam 00.00 WIB setiap harinya.