Latest Posts

Citra Grand Mutiara Waterpark Yogyakarta

Citra Grand Mutiara Waterpark Yogyakarta

Citra Grand Mutiara Waterpark YogyakartaCitra Grand Mutiara Waterpark – Citra Grand Mutiara Waterpark dapat menjadi ikon wisata terbaru yang hadir di Yogyakarta. Lokasi CGM Waterpark berada di Perumahan Citra Grand Mutiara, Diamond Hill, Jl. Wates Km. 9, Gamping, Kecamatan Sleman, Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Wahana permainan air CGM Waterpark buka hari Selasa – Jumat dari jam 2 siang hingga 6 sore, hari Sabtu – Minggu dari jam 8 pagi hingga 6 sore dan hari Senin tutup. Untuk memperoleh informasi lebih lengkap tentang wahana air di Sleman dapat menghubungi nomer telepon (0274) 2820788.

CGM Waterpark dengan luas 10 hektar yang mulai beroperasi di tanggal 15 Juli 2015 mengusung tema Treasure Adventures. Wahana permainan yang asyik ini berada di kawasan Perumahan Citra Grand Mutiara. Lokasinya tidak terlalu jauh dari gerbang masuk utama yaitu sekitar 9 km. Sejak mulai dibuka untuk umum wahana air Citra Grand Mutiara ramai disambangi sebagai tujuan wisata.

Fasilitas Wisata di Citra Grand Mutiara Waterpark Yogyakarta

Citra Grand Mutiara Waterpark Yogyakarta menghadirkan sensasi permainan air yang dapat dijadikan tujuan berwisata bersama keluarga sehingga tersedia wahana untuk berbagai umur. Kolam wahana permainan untuk anak-anak dan dewasa dibedakan. Di wahana permainan ini pengunjung dapat menikmati berbagai fasilitas permainan air dengan konsep eduwisata. Wahana wisata air di Citra Grand Mutiara Waterpark disediakan sebagai fasilitas bagi lembaga akademis di Kota Jogja dan sekitarnya terutama untuk pelajaran olahraga aquatic.

Fasilitas yang disediakan berupa 4 kolam permainan air yang terdiri dari 2 kolam permainan air untuk anak-anak, 1 kolam permainan air untuk dewasa dan 1 kolam air semi olympic untuk dewasa. Di wahana permainan air Citra Grand Mutiara, pengunjung dapat merasakan sensasi meluncur dari 5 jenis slide untuk anak-anak, 2 jenis slide double untuk dewasa dan 1 semi black hold. Air yang digunakan di kolam permainan tidak menggunakan kaporit sehingga lebih aman, tidak membuat mata pedas, kulit tidak teriritasi dan tidak membuat kulit terasa kering.

Di wahana permainan air tersebut pengunjung dapat berimajinasi seakan berada pada suasana petualangan bajak laut. Petualangan bajak laut dengan awak kapalnya dapat dinikmati di kolam yang disediakan yaitu Bimini Pool, Cascara Pool, Peak Royal, Splash Tower dan Tortuga Pool. Di wahana Citra Grand Mutiara Waterparkpengunjung dapat menemui Parrot Biru sebagai penjaga harta karun yang memiliki sifat baik hati.

Di kolam dengan kedalamam 40 cm pengunjung dapat menikmati perosotan pendek, perosotan berkelok, perosotan lurus, air tumpah dan air mancur berbentuk hewan-hewanan. Biasanya kolam tersebut digunakan oleh usia anak-anak. Ada juga kolam yang khusus disediakan untuk dewasa dengan kedalaman 100-160 cm. Jika ingin bermain perosotan yang tinggi dapat menyewa ban pelampung.

Pengunjung yang ingin duduk bersantai sambil menikmati pemandangan di sekitar wahana dapat menyewa gazebo dengan membayar Rp. 200.000,-. Dan biasanya untuk menyewa gazebo disarankan agar melakukan reservasi terlebih dahulu. Pengunjung juga dapat duduk-duduk di kursi permanen yang disediakan tanpa atap dan tidak dipungut biaya.

Untuk keamanan selama berada di wahana permainan air tidak perlu khawatir karena sudah disediakan banyak life guard atau penjaga kolam. Life guard tersebut akan menjaga masing-masing kolam.

Bagi pengunjung yang membawa mobil dan sepeda motor telah disediakan tempat parkir luas. Tempat parkir tersebut dapat menampung hingga 30 mobil.

Tiket Masuk Citra Grand Mutiara Waterpark Yogyakarta

Pengunjung yang ingin menikmati sensasi permainan air di Citra Grand Mutiara Waterpark harus membeli tiket masuk terlebih dahulu. Pada saat soft opening hanya dikenakan tiket sebesar Rp. 35.000,- untuk hari biasa dan Rp. 50.000,- untuk hari akhir pekan.

Setelah soft opening barulah harga tiket masuk menjadi normal. Harga tiket masuk di hari biasa dikenakan tarif sebesar Rp. 45.000,-. Dan harga tiket masuk di hari akhir pekan dikenakan tarif sebesar Rp. 70.000,-. Harganya memang lumayan mahal namun pengunjung akan mendapatkan fasilitas dan kepuasan selama bermain di wahana permainan air ini.

Khusus untuk anak-anak yang memiliki tinggi badan di bawah 80 cm dan lanjut usia berumur di atas 60 tahun tidak dikenakan tarif tiket masuk alias gratis. Sehingga disarankan apabila mengajak orang yang berusia lanjut dapat membawa KTP. Sebelum membeli tiket masuk dan membelinya di loket, anak-anak akan melakukan pengukuran tinggi badan terlebih dahulu dengan alat yang ditempel pada dinding. Orang yang lanjut usia yang berusia 60 tahun ke atas juga dapat menunjukkan tanda pengenalnya atau KTP.

Pengunjung yang akan masuk ke waterpark tidak diperbolehkan membawa makanan dan minuman dari luar. Saat memasuki gerbang biasanya petugas akan memeriksa tas dan jika pengunjung membawa makanan serta minuman dari luar disarankan untuk ditinggal atau dititipkan. Namun ada pengecualiannya yaitu susu balita dan makanan balita diperbolehkan untuk dibawa masuk. Di dalam wahana sudah disediakan fasilitas foodcourt dengan harga yang berkisar antara Rp.10.000,- hingga Rp. 20.000,-.

Citra Grand Mutiara Waterpark menjadi ikon terbaru di Kota Jogja dengan wahana permainan airnya yang seru dan mengasyikkan. Wahana permainan air tersebut dapat menjadi alternatif tujuan wisata bersama keluarga.

Pantai Ngandong Wisata Yogyakarta

Pantai Ngandong Wisata Yogyakarta

Pantai Ngandong Wisata YogyakartaPantai Ngandong, Yogyakarta – Pantai Ngandong merupakan salah satu objek wisata Gunung Kidul yang mempunyai keindahan dan suasana terbilang cukup natural. Lokasinya ada di sebelah timur Pantai Krakal, Pantai Slili, dan Pantai Sadranan dan sebelah baratnya Pantai Sundak.

Wisatawan yang datang ke pantai ini dapat melakukan aktivitas seperti: memancing, ataupun tracking dari pantai sekitar ke Pantai Ngandong dan Pantai Sundak. Di sini anda dapat menyaksikan para petani ataupun nelayan yang sibuk mencari rumput laut di sekitar pantai. Pada peta Pantai Ngandong Wonosari Gunung Kidul terletak di koordinat GPS – lokasi: S8°8’47” E110°36’20”.

Fasilitas yang ada di pantai ini antara lain: Tempat PeleIangan Ikan (TPI), rumah singgah komunitas roader dengan nama “CRAB RESORT” dengan bangunan yang khas dan asri. Ada juga fasilitas area mini off-road. Sedangkan arah Pantai Ngandong Kabupaten Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta 55881 yang digunakan untuk memancing, anda dapat menuju ke atas bukit karang Timur Pantai Ngandong serta sebelah Barat Pantai Sundak.

Rute Pantai Ngandong Jogja yang pertama : Jogja – Piyungan – Patuk – Sambipitu – Pertigaan timur Lanud TNI Gading ke kanan – menuju Playen – Paliyan – Saptosari – Pertigaan sebelum Masuk kawasan Pantai Baron ke arah Timur – ikuti jalan aspal sampai menemui pintu masuk Pantai Sundak – Lokasi Pantai Ngandong Gunung Kidul
Rute menuju Pantai Ngandong kedua : Jogja – Imogiri – Panggang – Saptosari – Pertigaan sebelum Masuk kawasan Pantai Baron ke arah Timur – ikuti jalan aspal sampai menemui pintu masuk Pantai Sundak – Lokasi Pantai Ngandong Gunung Kidul
Jalan menuju Pantai Ngandong di Jogja berikutnya yaitu: Jogja – Piyungan – Patuk – Sambipitu – Lanud TNI Gading – Siyono – Pertigaan timur Bundaran Tugu BPD ke arah kanan – Jl Kyai Legi – Ikuti terus jalan Lingkar Selatan hingga menjumpai perempatan beloklah ke kanan arah Jalan Baron – Jalan Baron – Pos Retribusi ke kawasan pantai Gunungkidul – Pertigaan sebelum masuk kawasan Pantai Baron, ke arah Timur – ikuti jalan aspal sampai menemukan pintu masuk Pantai Sundak – Lokasi Pantai Ngandong Gunung Kidul

Selain pasir putihnya yang halus (sampai ada yang mengatakan mirip pasir putihnya di Raja Ampat), pantai yang letaknya berhimpitan dengan Pantai Sundak dan Pantai Krakal ini termasuk pantai yang landai dan sangat cocok untuk dijadikan tempat bermain air bahkan bagi anak – anak pun tak masalah. Arusnya yang tenang, sangat aman untuk sekedar berenang maupun hanya bermain air. Ada beberapa macam kegiatan yang bisa dilakukan pengunjung di Pantai Ngandong.

Salah satunya adalah Pengunjung bisa berlayar dengan menyewa perahu milik nelayan yang tinggal di sekitar pantai. Oleh masyarakat sekitar, pantai ini dijadikan mata pencarian mulai dari menyediakan fasilitas bagi para wisatawan dan berprofesi sebagai nelayan. Beberapa nelayan sampai menyewakan perahunya untuk keperluan wisatawan. Dengan berlayar di sekitar Pantai Ngandong Gunung Kidul saja dapat memberikan pengalaman yang berbeda bagi para pengunjung, terutamara wisatawan dari luar. Biasanya para nelayan akan membawa pengunjung sedikit menengah ke laut untuk melihat salah satu fenomena langka seperti keluarnya sumber air tawar dari dalam lautan yang tampak seolah-olah seperti air yang mendidih dari dasar laut.

Para pengunjung juga tidak hanya dimanjakan oleh panorama yang begitu asri saja. Mereka juga dapat mencoba memacu adrenalin dengan cara mendaki puncak untuk melihat pemadangan laut dari sisi yang berbeda, yakni sisi atas. Disarankan tetap waspada sebab di puncak masih ada banyak bebatuan yang cukup tajam bahkan bisa saja menggores kulit. Dari atas sini pengunjung bisa melihat indahnya pantai Ngandong, sambil menanti matahari tenggelam di sela – sela perbukitan.

Letak Pantai Ngandong Gunung Kidul berada di sebelah barat Pantai Sundak yang berjarak kira-kira 8 km dari pos restribusi. Alamat Pantai Ngandong ini lebih tepatnya berada di kawasan desa Sidoharjo Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta. Untuk menuju Pantai Ngandong, di Pantai Sundak pengunjung dapat memarkir kendaraan terlebih dahulu. baru kemudian berjalan kaki menuju arah Pantai Ngandong sekitar 200 meter sebab tekstur jalanan masih berbatu. Sebaiknya pengunjung tidak menggunakan sandal japit karena ada kemungkinan terselip saat pejalanan terutama saat usai diguyur hujan.

Wisatawan yang ingin bermalam di pantai, santai saja, ada penginapan di Pantai Ngandong dengan 4 kamar dilengkapi fasilitas AC, dan letaknya tepat di tepi pantai. Sangat strategis sehingga wisatawan yang menginap di sini tidak hanya melihat aktifitas yang dilakukan warga sekitar saja, namun juga dapat merasakan keindahan pantai di saat hari menjelang malam dan saat matahari mulai bersinar

Berkunjung ke Pantai Ngandong, bisa saja menghabiskan waktu sekitar dua jam sampai dua setengah jam. Tidak usah khawatir bosan, anda dapat menikmati pemandangan khas daerah Gunungkidul, pemandangan yang lumayan indah berupa bukit kapur. Sedangkan infrastruktur untuk sampai ke Pantai Ngandong cukup nyaman karena sudah diaspal dengan baik.

Pantai ini langsung menghadap ke arah Samudera Hindia. Oleh sebab itu, sunset Pantai Ngandong yang cantik akan semakin menyempurnakan hari anda saat berada di sana. Ketika matahari tenggelam, langit berubah warna menjadi kuning dan jingga. Pancaran cahaya senjanya turut menyinari pasir-pasir putih di pantai. Bukankah ini pemandangan yang cukup menawan? Inilah sunset terindah di Gunungkidul.

Pantai Sepanjang terletak di Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pantai ini berjarak sekitar 1 km sebelah timur pantai Kukup dan sebelah barat Pantai Drini.

Wisata Ke Desa Kedung Miri Yogyakarta

Wisata Ke Desa Kedung Miri Yogyakarta

Wisata Ke Desa Kedung Miri YogyakartaDesa Kedung Miri, Yogyakarta – Desa Kedung Miri yang berada di selatan Kota Yogyakarta merupakan salah satu destinasi wisata unggulan untuk dijadikan desa wisata. Lokasi obyek wisata alam yang berada di perbukitan karts ini berada di dekat makam Raja-raja Keraton Yogyakarta. Jadi, biasanya wisatawan akan mengunjungi kedua tempat ini saat berkunjung di selatan Yogyakarta.

Untuk menuju desa wisata ini dari Malioboro atau pusat Kota Jogja hanya membutuhkan waktu sekitar 21 menit saja. Lokasi dari desa wisata ini berada di Dusun Kedungmiri Wunut, Desa Sriharjo, Kecamatan Imogiri, Kabupaten bantul, Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Asal Mula Desa Kedung Miri Yogyakarta

Awal permulaan keberadaan Desa Kedung Miri ini ternyata ada sejarahnya. Dahulu sebelum terbentuk sebuah desa, tempat ini digunakan untuk menggembala ternak karena terdapat rumput yang subur dan dekat dengan Sungai Oyo sebagai sumber air. Seorang pengikut dari bangsawan Ki Rajek Wesi yang menggembala di tempat ini tidak kembali ke asalnya lagi dan malah membangun tempat ini menjadi sebuah pedesaan.

Di tempat ini terdapat pohon kemiri yang tumbuh menjadi besar. Oleh karena itu tempat ini dinamakan menjadi Desa Kedung Miri. Desa ini kemudian tumbuh sangat pesat. Potensi alamnya yang terdiri dari perbukitan, daratan dan sungai membuat desa ini sangat potensial untuk dibangun menjadi desa wisata.

Spot di Desa Kedung Miri Yogyakarta

Spot terbaik di Desa Kedung Miri Yogyakarta yang biasanya menjadi tujuan oleh wisatawan yaitu Jembatan Kedung Miri. Jembatan ini terbuat dari kayu yang menghubungkan Desa Selopamioro dan Desa Sriharjo. Lokasi Jembatan Kuning Imogiri yang terbentang sepanjang 70 meter di atas Sungai Oyo ini merupakan jembatan gantung yang asyik dilewati dan tempat berfoto selfie.

Jembatan kayu yang dicat dengan warna kuning ini dinamakan Jembatan Kuning, Jembatan Gantung Selopamioro atau Jembatan Gantung Siluk. Pengunjung dapat menyewa sepeda yang akan digunakan untuk menyeberangi jembatan goyang ini.

Keindahan Sekitar Desa Kedung Mir Yogyakarta

Wisatawan yang datang di desa wisata Desa Kedung Mir dapat mengunjungi goa-goa atau song tempat berlindung satwa liar. Yang istimewa dari goa atau song ini terbuat dari tumpukan batu. Goa atau Song Sangupati adalah tempat berlindung kera berekor panjang yang berjumlah ratusan. Letak Goa ini terletak di pinggir jurang yang terjal.

Goa atau Song Watu Lawang adalah tempat berlindung harimau. Goa atau Song Gogor adalah tempat yang digunakan oleh harimau untuk beranak. Sedangkan Goa atau Song Compleng adalah tempat yang digunakan oleh harimau sebagai penyimpanan daging buruan seperti kambing. Goa atau Song Landak adalah tempat berlindung landak.

Bagi wisatawan yang ingin menginap di desa wisata ini dapat menyewa rumah-rumah penduduk. Tingginya permintaan dari wisatawan memberikan peluang untuk penduduk sekitar Kedung Miri untuk menyewakan rumah tinggalnya sebagai penginapan atau homestay. Sayangnya pengelolaan homestay di Kedung Miri ini masih tradisional dan belum dapat dipesan secara online. Wisatawan yang menginap di desa wisata ini dapat merasakan kehidupan desa. Bagi wisatawan yang ingin berkemah di desa wisata ini dapat meminta ijin terlebih dahulu kepada perangkat desa.

Wisatawan yang ingin menikmati pemandangan desa wisata Kedung Miri dari atas dapat menaiki puncak bukit Manjlung dan puncak bukit Sangupati. Kedua puncak bukit ini dijadikan sebagai puncak bukit sudut pandang.

Di desa wisata Kedung Miri ini juga terdapat curug atau air terjun yaitu air terjun Pancuran. Air terjun ini terletak di Selopamioro. Di sekitar Sungai Oyo disediakan tempat pemancingan untuk wisatawan yang ingin menikmati memancing ikan di pinggir sungai. Aliran sungai Oyo juga dijadikan arena untuk melakukan arung jeram. Aliran airnya yang tidak terlalu deras dengan bebatuan sangat pas untuk berarung jeram menyusuri sungai.

Selain untuk berekreasi, desa wisata di selatan Yogyakarta ini menyediakan wisata edukasi yaitu belajar gamelan. Wisatawan yang ingin mempelajari tentang seluk beluk gamelan sebagai alat musik khas Jawa ini akan dikenakan tarif sebesar Rp. 35.000,-. Pengunjung dapat belajar cara memainkan gamelan dengan benar. Tidak jarang orang-orang dari luar negeri mendatangi tempat ini untuk belajar tentang alat musik gamelan.

Rute ke Desa Kedung Miri Yogyakarta

Untuk menuju ke Desa Kedung Miri ini wisatawan yang berangkat dari pusat Kota Yogyakarta dapat mengarah ke arah selatan. Wisatawan akan menuju ke Jalan Ring Road Selatan kemudian mengikuti petunjuk arah ke Imogiri. Kemudian ke arah Desa Panggang atau Desa Siluk. Setelah bertemu dengan SMPN 2 kemudian mengikuti jalan beraspal ke arah kiri untuk menuju ke arah Desa Kedung Miri.

Desa Kedung Miri di selatan Yogyakarta merupakan salah satu destinasi wisata asri yang harus dikembangkan. Potensi alam desa yang sangat mendukung sebagai desa wisata dan wisata edukasinya patut dikunjungi oleh wisatawan untuk merasakan keasrian kehidupan pedesaan.

Sindu Kusuma Edupark Di Yogyakarta

Sindu Kusuma Edupark Di Yogyakarta

Sindu Kusuma Edupark Di YogyakartaSindu Kusuma Edupark – Yogyakarta semakin berkembang dari hari ke hari. Dan hal ini dipengaruhi juga oleh aktivitas para wisatawan yang datang ke sana. Memang saat ini ada begitu banyak objek wisata yang bermunculan di Jogja, baik berupa objek wisata alam yang baru dibuka, atau juga objek wisata di perkotaan dengan konsep modern yang menarik untuk wisata keluarga. Salah satunya adalah Sindu Kusuma Edupark. Anda yang mungkin sudah bosan dengan Tempat Wisata di Jogja Dekat Malioboro bisa mencoba datang ke sana. Berikut beberapa informasi lengkap mengenai fasilitas dan juga tiket masuk Sindu Kusuma Edupark yang perlu diketahui, terutama bagi Anda yang ingin berkunjung ke sana.

Keunikan Sindu Kusuma Edupark

Objek wisata yang menarik ini berada di kawasan Sleman. Konsep utama dari Sindu Kusuma Edupark adalah wisata permainan yang cocok untuk wisata anak dan wisata keluarga. Walau terbilang merupakan objek wisata baru, namun tiket masuk menuju Sindu Kusuma Edupark terbilang cukup terjangkau sehingga minat wisatawan tetap tinggi di sana. Objek wisata ini sendiri baru resmi dibuka pada Desember 2014 lalu.

Sindu Kusuma Edupark berdiri di atas lahan dengan luas yang mencapai 7 hektar. Objek wisata ini adalah salah satu unit usaha dari objek wisata Kusuma Agrowisata Batu, Malang, Jawa Timur. Sehingga pengelola pasti sudah memahami dan berpengalaman benar dalam membangun dan mengolah objek wisata ini. Maka dari itu wisatawan pasti mendapatkan kepuasan dan kenyamanan untuk melakukan kegiatan liburan bersama keluarga di sana, dengan manajemen yang baik dan terpercaya.

Daya tarik utama dari objek wisata ini seperti yang dijelaskan di atas adalah wahana permainan yang menarik. Setidaknya ada lebih dari 10 wahana dan juga permainan yang bisa dicoba saat berkunjung ke sana. Dan wahana serta permainan itu tidak hanya bisa dinikmati anak-anak saja, melainkan juga orang dewasa. Dengan harga masuk Sindu Kusuma Edupark yang terbilang cukup murah dan terjangkau, pengunjung pasti akan sangat puas dan bergembira bersama saat menikmati semua fasilitas yang ada di Sindu Kusuma Edupark.

Harga Tiket Masuk

Bagi Anda yang ingin mengajak.keluarga atau teman-teman untuk berkunjung ke sana, berikut ada informasi mengenai tiket masuk Sindu Kusuma Edupark yang perlu diketahui.

  • Harga tiket masuk (HTM) adalah Rp 15.000 per orang
  • Harga tiket Light Fest Rp 45.000 per orang, sudah termasuk HTM dan beberapa bonus wahana.
  • Tiket terusan untuk dewasa Rp 70.000 per orang
  • Tiket terusan untuk anak Rp 50.000 per orang
  • Tiket plus Rp 100.000 per orang, sudah termasuk tiket terusan dan Light Fest.

Adapun wahana yang hanya bisa dimainkan sebanyak 1 kali antara lain Cinema 8D, House Of Terror, dan Panggon Lunjak (Trampoline). Sedangkan wahana permainan lainnya bisa dimainkan sepuasnya jika membeli tiket terusan.

Jika Anda tidak membeli tiket terusan dan hanya membeli HTM saja, Anda perlu membayar tiket untuk masing-masing permainan dengan harga mulai dari Rp 10.000 hingga Rp 50.000. Itulah beberapa penjelasan mengenai tiket masuk Sindu Kusuma Edupark yang bida dipilih sesuai kebutuhan dan juga tujuan Anda berwisata ke sana.

Anda bisa berkunjung ke objek wisata ini pada pukul 15.30 – 23.00 di hari Senin hingga Jumat. Dan mulai dari pukul 09:30 sampai 23:00 di hari Sabtu dan Minggu serta hari liburan. Sedangkan Selasa, objek wisata ini tutup. Objek wisata ini memang salah satu Tempat Wisata Jogja Malam Hari yang menawarkan jam buka dari sore hingga menjelang tengah malam.

Wahana Sindu Kusuma Edupark

Ada berbagai wahana dan permainan menarik yang bisa dinikmati di sana, antara lain sebagai berikut.

  • Cinema 8D – Wahana ini adalah salah satu wahana modern dengan teknologi 8D sehingga pengunjung bisa merasakan sensasi yang lebih nyata dan juga sangat unik, dan sangat berbeda.
  • Kursi Mabur – Yaitu salah satu wahana permainan yang bisa meningkatkan adrenalin para pengunjung. Pada wahana ini pengunjung akan diterbangkan sampai ketinggian 4 meter, dan juga diayun-ayun. Di wahana ini Anda juga bisa sekaligus melihat pemandangan sekitar Sindu Kusuma Edupark yang menarik dari ketinggian.
  • Pit Egrang – Permainan ini menggunakan permainan Segway yang merupakan salah satu jenis kendaraan personal roda dua. Pengunjung bisa berkeliling taman dengan menggunakan kendaraan ini. Nanti akan ada penjelasan singkat bagi pengunjung untuk mengendarai kendaraan ini, terutama bagi yang belum pernah mencobanya.
  • Cakra Mamggililngan – Ini adalah salah satu wahana terpopuler di Sindu Kusuma Edupark, yaitu Ferris Wheel atau bianglala yang tingginya mencapai 48 meter. Wahana ini juga merupakan salah satu Ferris Wheel yang tertinggi di Indonesia. Anda bisa naik ke salah satu kabin dari 28 kabin tersebut, sambil menikmati pemandangan indah Jogja dari atas ketinggian. Satu kabin menampung hingga 4 orang dewasa.
  • Suasana terbaik adalah suasana malam.

Selain itu ada lagi beberapa wahana lain yang juga tidak kalah menariknya untuk dicoba, seperti berikut.

  • Roda Mabur, sejenis sepeda udara
  • Sepur Cilik dan Sepur Kluthuk, sejenis kereta
  • Cangkir Puter
  • Komidi Puter
  • Roti Puter
  • Montor Tumbur, Kursi
  • Cleret Gandul, sejenis permainan flying fox
  • Prosotan Suket
  • Light Festival

Ada satu fasilitas baru di Sindu Kusuma Edupark, yang bahkan harga tiketnya bisa dibeli secara terpisah dari tiket masuk Sindu Kusuma Edupark, yang sudah dijelaskan di atas yaitu Light Festival. Light Festival atau taman lampu di objek wisata ini sendiri merupakan fasilitas baru yang dikemas sebagai wahana yang menarik untuk melihat lampu-lampu dan juga untuk Tempat Hunfot di Jogja, khususnya malam hari.

Setidaknya ada kurang lebih 18 tema dari lampu yang akan Anda saksikan dalam festival itu. Wahana ini sendiri baru ada sejak tahun 2017 dan diresmikan sebelum liburan lebaran. Pembukaannya memang sengaja agar bisa menarik minat wisata warga yang berlibur atau pulang kampung ke Jogja. Menempati area seluas 1,3 hektar, wahana lampu ini menggunakan teknologi pencahayaan yang didatangkan dari teknologi Korea. Tema yang ada di dalamnya pun bermacam-macam. Mulai dari tema jembatan, lautan, cinta atau couple, dan masih banyak lagi.

Taman Tebing Breksi

Keindahan Jogja Di Atas Taman Tebing Breksi

Keindahan Jogja Di Atas Taman Tebing BreksiTaman Tebing Breksi, Yogyakarta – Yogyakarta. Satu kata dengan berjuta makna. Satu kota dengan berjuta warna. Melangkah di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta adalah romantisme. Apalagi jika kita mengurutkan satu persatu sebab mengapa kota ini sedemikan istimewa dan autentik.Jogja identik dengan gudeg, batik, keseniannya yang kaya maupun julukannya sebagai kota pelajar.

Satu hal yang menjadi primadona dari daerah ini adalah daerah wisatanya. Sebut saja Candi Prambanan, Pantai Parangtritis, Jalan Malioboro, Sendratari Ramayana disertai puluhan wahana wisata lainnya berjejalan di wilayah ini yang mungkin sudah sering Anda kunjungi. Lalu, jika tersebut nama Tebing Breksi, bagaimana reaksi Anda ?

Tempat wisata yang satu ini memang unik, karena mengedepankan tebing sebagai obyeknya. Tebing yang tampak bagai mahakarya seni raksasa ini diresmikan oleh Gubernur D.I Yogyakarta pada 30 Mei 2015.

Bersamaan dengan Tebing Breksi, diresmikan punya Tlatar Seneng, sebentuk area luas yang dilengkapi tempat duduk melingkar dilengkapi panggung bulat berdiameter kira-kira 15 meter. Tlatar Seneng berada satu kawasan dengan Tebing Breksi dan difungsikan untuk tempat pertunjukan kesenian disana. Sekilas panggung ini mengingatkan kita pada Colosseum di Roma Italia.

Tebing breksi memang lebih banyak disukai bagi penikmat wisata khusus yang bersifat petualangan seperti misalnya panjat tebing, sepeda gunung atau fotografi. Banyak bagian dari tempat ini yang indah untuk dijadikan sebagai obyek foto. Foto pre wedding juga sangat cocok jika dilakukan di tempat ini.

Jika dilihat-lihat maka tempat ini mirip dengan Brown Canyon di Semarang atau bentuk mini dari Grand Canyon di Amerika Serikat. Mungkin dengan semangat yang sama maka dibukalah tempat ini menjadi obyek wisata.

Dari puncak tebingnya, kita dapat melihat lanskap Candi Prambanan, Candi Sojiwan, Candi Barong dan kemegahan Gunung Merapi bahkan kota Yogyakarta. Bagi Anda yang ingin mencapai puncak tebing tidak perlu khawatir repot, dikarenakan suda dibentuk anak tangga di sisi tebing menuju ke atas. Anak tangga di sisi tebing ini juga cantic untuk obyek berfoto.

Latar Belakang Wisata Tebing Breksi

Obyek wisata geo heritage ini bukan terbentuk secara alami, melainkan berasal dari bukit batu biasa yang menjelma akibat terkikis aktifitas penambangan bahan material bangunan oleh warga sekitar selama bertahun-tahun lamanya sejak tahun 80-an dan menjadi sumber mata pencarian warga.

Setelah peneliti melakukan kajian terhadap lokasi ini, ditemukan kenyataan bahwa batuan kapur breksi yang ada di tempat itu adalah endapan abu vulkanik dari gunung api Purba Nglanggeran di Gunung Kidul. Dikarenakan hal tersebut, maka berarti kawasan ini termasuk dalam cagar budaya yang harus dilestarikan.

Rupanya larangan untuk melakukan penambangan tidak memutus semangat warga. Mereka mendapat ide untuk menjadikan kawasan ini sebagai salah satu obyek wisata setelah melihat keindahan guratan bekas galian yang ada.
Nama Breksi sendiri datang dari warga, mengikuti tren dimana nama bukit batu tempat wisata di Bali dan Bandung yang hasil potongannya mirip dengan tebing ini, disebut dengan breksi. Karena itu lah, tebing ini dinamai Tebing breksi.

Lokasi Dan Rute Menuju Ke Tebing Breksi Jogja

Tebing Breksi berlokasi di Dusun Groyokan, Kelurahan Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta. Letaknya berdekatan dengan lokasi Candi Ijo, hanya kira-kira berjarak satu kilometer saja. Sehingga wisatawan yang bermaksud ke tempat ini, dapat sekaligus mengunjungi Candi Ijo.

Rute termudah menuju tempat ini adalah melalui Candi Prambanan. Dari sini, jarak yang harus Anda tempuh adalah sekitar tujuh kilometer. JIka sudah tiba di kawasan pasar Prambanan, silahkan pilih arah kanan menuju Piyungan.

Dari lokasi ini, tiga kilometer lagi akan sampai ke lokasi tujuan. Anda dapat mengambil jalur kiri jika menemukan pertigaan, dan hanya tinggal satu kilometer lagi tiba di Tebing Breksi. Sebagai informasi, kendaraan yang Anda pergunakan menuju tempat ini sebaikany dalam kondisi baik mengingat kondisi jalan yang menanjak dan tidak mulus.

Fasilitas Di Tebing Breksi Jogja

Belum tersedia fasilitas di tempat ini, seperti misalnya toilet, tempat ibadah atau tempat sampah, sehingga wisatawan diharapkan dapat menyesuaikan kondisi ini. Mohon untuk tidak membuang sampah sembarangan.

Menurut rencana, akan disiapkan area outbound di lokasi ini, sehingga diharapkan fasilitas yang memadai akan menyusul dipersiapkan.

Tarif Di Tebing Breksi Jogja

Tidak ada tarif khusus yang diberlakukan di lokasi ini, Anda hanya perlu membayar Rp.2.000,00 untuk biaya parkir

Tips Dan Saran Wisata Ke Tebing Breksi

Disarankan untuk menggunakan penutup kepada bertali jika berkunjung ke lokasi ini, dikarenakan lokasi yang sangat terik dan angin kencang. Gunakan alas kaki yang senyaman mungkin, aman dan tidak licin untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Misalnya jatuh, keseleo atau alas kaki rusak. Jangan lupa membawa bekal air minum. Pada saat akhir pekan, lokasi ini relative lebih ramai, sehingga jika Anda memerlukan ketenangan, maka Anda harus memilih hari lain.

Ada yang bilang lokasi ini sangat cantik pada saat petang dengan dinyalakannya lampu sorot yang diarahkan ke sisi tebing, menghasilkan panorama yang indah dan megah. Jadi patut dicoba mengatur waktu kedatangan Anda ke tempat ini.

1 23 24 25 26 27 30