Gudeg Jogja yang Buka Malam Hari

Gudeg Jogja yang Buka Malam Hari – Jogja memiliki banyak sekali wisata yang bisa kamu kunjungi, dari wisata sejarah, wisata alam, hingga wisata kuliner. Jogga terkenal dengan makanan kulinernya yang bernama Gudeg. Tak heran jika kamu dapat dengan mudah menemui warung gudeg di Jogja. Tapi tidak semua warung gudeg buka di malam hari, lho!

Berikut deretan gudeg legendaris di Jogja yang berjualan di malam hari dan selalu ramai pembeli. Simak, yuk!

Gudeg Jogja yang Buka Malam Hari

1. Gudeg Kayu Ibu Hj. Budiharjo 
Gudeg legendaris yang letaknya tidak jauh dari Lippo Plaza ini didirikan oleh Ibu Hj. Budiharjo sejak tahun 1973. Tempatnya bersih meski di pinggir jalan. Rasa gudegnya tidak terlalu manis, sehingga mudah diterima oleh semua kalangan. Kuah arehnya kuning kental dengan rasa rempah yang nendang banget di lidah!

Ayam yang digunakan adalah ayam kampung, bukan ayam potong. Karena itu gurihnya terasa di lidah. Di sini, tersedia pula nasi pecel, ikan pindang goreng, dan gorengan.

Sekali makan di sini kamu pasti ketagihan, apalagi penjualnya ramah ketika melayani pembeli. Perpaduan rasa gudeg yang manis, telur gurih, dan sambel goreng krecek yang pedas adalah santapan sempurna untuk gudeg basah ini.

2. Gudeg Bromo Bu Tekluk 
Perintis usaha kuliner legendaris ini bernama Bu Sumijo sejak tahun 1984. Meskipun berjualan di tengah malam, tidak menyurutkan niat para pembeli untuk mencicipi gudeg di sini. Terbukti sejam sebelum buka, banyak pembeli yang sudah pada antri.

Menu utama yang ditawarkan di sini adalah gudeg basah. Satu porsi gudeg basah akan ditemani dengan beragam lauk yang nikmat. Mulai dari telur bacem, tempe, tahu, ayam suwir, sampai dengan daging ayam.

Baca Juga : Wisata Kuliner Street Food di Jogja

3. Gudeg Permata Bu Narti 
Gudeg legend yang satu ini sudah berdiri sejak tahun 1951. Karena rasanya yang enak, gudeg Permata Bu Narti sudah mempunyai banyak pelanggan setia. Yang paling istimewa dari campuran isi gudegnya adalah adanya campuran daun pepaya. Daun pepaya di sini tidak terasa pahit, justru malah gurih dan enak, menyatu dengan rasa gudegnya!

4. Gudeg Pawon 
Gudeg dengan suasana rumahan ini dirintis oleh Bu Prapto Widarso sejak tahun 1958. Gudeg Pawon ini termasuk salah satu gudeg yang antriannya panjang di Jogja. Kadang sudah ludes dalam waktu satu jam saja, lho!

Gudeg fenomenal ini tidak memakai etalase atau di depan rumah, melainkan di dapur. Sesuai dengan namanya pawon yang dalam bahasa Jawa artinya dapur. Jadi, kamu bisa merasakan sensasi uap hangat dari kayu bakarnya saat sedang mengantri. Aroma gudeg pun tercium harum menggoda!

Gudeg ini disajikan dengan sambal krecek yang pedas, serta ayam kampung yang dimasak selama berjam-jam. Jadi kebayang, dong, empuknya?

Wisata Kuliner Street Food di Jogja

Wisata Kuliner Street Food di Jogja – Jogja memiliki banyak sekali cerita, bukan hanya itu saja loh. Jogja memiliki banyak juga tempat wisata kuliner yang bisa kamu kunjungi. Salah satu kuliner yang cukup terkenal adalah street food

1. Wafel Toby
Siapa, sih, yang gak suka sama makanan mewah satu ini. Walaupun di kota Jogja, jajanan pinggiran juga ada wafel juga, lho. Rasanya pun gak kalah sama yang di kafe-kafe!

Wafel Toby merupakan jajanan kaki lima kekinian, yang menyajikan cita rasa wafel manis dan gurih. Asik lagi karena perpaduan antara tekstur krispi di luar, dan lumernya isian wafel. Di sini, tersedia wafel dengan berbagai rasa dan beraneka topping yang bakal puasin rasa penasaranmu.

Wisata Kuliner Street Food di Jogja

2. Es Doger Cak Imam
Habis keliling kota Jogja, memang enaknya minum yang segar-segar. Apalagi es doger Cak Imam, lepasin rasa lelahmu, deh. Es doger satu ini juga jadi favoritnya anak muda, lho.

Jajanan segar satu ini juga sudah dijamin memakai gula alami, tentu aman dikonsumsi anak juga. Porsinya pun jangan kaget, sangat melimpah. Es doger ini berada tepat di depan Ponpes Al Munawwir, Krapyak.

3. Pisang aroma Maharani
Hujan-hujan makan yang hangat dan lezat, memang jadi idola. Apalagi dengan makan pisang terkenal satu ini. Nagih banget, deh.

Kulit yang krispi disertai isian yang manis dan lumer. Bakalan jadi juaramu di Jogja, nih. Di sini juga tersedia isian nangka dan pisang, jangan sampai ketinggalan, yuk.

Baca Juga : Rekomendasi Wisata Batik di Jogja

4. Rujak Es Krim Pak Paino
Seger-seger selanjutnya ada di rujak es krim Pak Paino. Warga Jogja tentu sudah tahu yang satu ini, karena sudah berdiri sejak tahun 1990. Bahkan sering jadi jajanan viral bagi warga Jogja ataupun wisatawan. Wajib mampir, deh.

Dengan perpaduan rasa pedas dan beberapa potongan buah yang bikin menarik. Bagi yang suka pedas, di sini juga sudah sediakan stok sambal juga. Bagi yang pengin lotis saja pun, di sini juga tersedia.

5. Bakso Bakar Cak Toyib
Jajanan favorit siapa, nih? Selalu rame sampai antri. Bukan tanpa alasan, unik dan lezatnya bumbu, ampuh memikat semua pelanggan. Bakso bakar satu ini menggunakan bumbu khas Madura yang punya rasa manis dan gurih, sangat mantap.

Selain bakso bakar, di sini juga menyediakan tahu bakso bakar juga. Ditambah dengan siraman bumbu kacang khas Madura. Bakal terasa menyantap sate beneran, deh.

4

Jajanan Enak Khas Jogja Terenak

Jajanan Enak Khas Jogja Terenak – Jogja merupakan salah satu kota yang sangat terkenal dan sangat ramai pengunjung ynag berdatangan. Banyak kuliner serta wisata yang bisa kamu kunjungi disana. Berikut adalah rekomendasi jajanan khas Jogja yang harus kamu coba jika kesana

Onde-onde
Onde-onde, siapa yang tidak tahu? Jajanan pasar khas Jogja ini berbentuk bulat, garing, tetapi dalamnya begitu kenyal dan lembut. Yang paling unik dari onde-onde adalah luarannya yang bertabut biji wijen sehingga ketika dimakan akan memberikan sensasi gurih yang lezat. Harganya terjangkau, hanya Rp2.000 per buah.

Lupis
Lupis di Jogja yang paling terkenal ada di Jalan Bumijo, Nomor 50, Gowongan, Jetis. Biasanya disebut sebagai Lupis Mbah Satinem dan sudah ada sejak tahun 1963. Wah, sudah lama sekali, dipastikan rasanya sangat otentik ya dan diburu banyak orang. Harganya tentu saja begitu murah, yaitu hanya Rp5.000 saja per porsi.

Wedang Tahu
Wedang tahu menjadi jajanan pasar khas Jogja yang wajib dicoba ketika mengunjungi Kota Pelajar ini. Harganya begitu terjangkau karena bisa dibeli dengan Rp6.000 saja per porsinya.

Biasanya disajikan dalam mangkuk dengan sendok alumunium khasnya. Memang disebutnya wedang atau minuman, tetapi jika Sahabat mengonsumsi ini pasti merasa kenyang. Isinya kembang tahu yang disajikan hangat dengan kuah yang terbuat dari campuran jahe dan air gula merah sehingga rasanya manis-pedas dan menghangatkan tubuh.

Lumpia
Jika Semarang memiliki lumpia rebung, Jogja memiliki lumpia dengan berbagai isian, mulai dari bengkoang hingga telur puyuh loh. Lumpia ini biasanya ditemukan di Jalan Malioboro di depan toko Samijaya persis. Harganya sangat murah, hanya Rp3.500 hingga Rp4.000 saja per buah, tergantung isian yang Sahabat pilih.

Baca Juga :8 Air Terjun di Yogyakarta yang Segar dan Wajib Dikunjungi

Putu
Bunyi putu yang sedang dimasak tentu selalu terngiang di benak bukan sehingga ketika pedagang putu keliling lewat pasti akan mengenalinya. Kue ini memang sangat lezat dan banyak digemari. Di Jogja, jajanan pasar ini khas sekali untuk kota tersebut.

Cita rasa putu yang khas dengan gula merah dan taburan parutan kelapa sangat lezat jika dinikmati saat masih panas. Putu yang paling terkenal di Jogja bisa dijumpai di depan Gardena Department Store di Gondokusuman. Harganya hanya Rp2.000 per buah.

Jadah
Jadah menjadi jajanan pasar khas Jogja yang selalu diburu ketika lapar melanda. Jajanan ini berupa ketan dengan isian yang dibentuk kotak dan biasanya dinikmati bersama tempe bacem yang manis. Jadi, rasa gurih dan manis akan bercampur dan lezat di mulut.

Jadah paling lezat dikonsumsi ketika pagi atau malam hari. Biasanya disantap bersama segelas teh hangat tawar atau kopi panas. Harga jadah tentu saja sangat murah meriah, yaitu hanya Rp2.500 per buahnya.

Jenang
Jenang khas Jogja tidak seperti jenang pada umumnya yang mirip dodol Garut. Namun, dikemas dalam wadah yang terbuat dari daun pisang dan biasanya disebut picuk. Jajanan pasar khas Jogja ini terdiri dari bubur sumsum, mutiara, dan candil. Rasanya manis dan mengenyangkan.

Jenang yang paling terkenal bisa Sahabat jumpai di Jalan Hayam Wuruk, Tegal Panggung, Danurejan, Yogyakarta. Harga per picuknya sangat murah, yaitu hanya Rp4.000 saja.

Bagaimana? Pernah mencicipi satu dari 7 jajanan pasar khas Jogja tersebut? Atau bahkan sudah ketujuhnya? Atau malah belum sama sekali? Wah, jika belum, wajib mencicipi nih, Sahabat, karena rasanya sangat lezat.

Pasar Jajanan Buka Puasa di Jogja

Pasar Jajanan Buka Puasa di Jogja – Jogja menjadi salah satu kota yang cukup populer dengan wisatanya yang beragam, Kota Jogja juga sangat populer dengan keunikan dari kuliner-kulinernya.

Biasanya di setiap bulan Ramadan, akan banyak bermunculan pasar kaget yang menjajakan aneka makanan enak yang murah meriah. Seperti di daerah yang berjuluk Kota Gudeg, setidaknya ada 5 pasar ramadhan http://162.214.117.184/ di Jogja yang selalu ramai orang mencari takjil.
Pasar Jajanan Buka Puasa di Jogja
Cari kolak? Ada! Mau makanan berat? Tinggal pilih! Di pasar kaget ramadhan Jogja ini kamu bisa menemukan makanan dengan harga mulai dari Rp1.000,00 aja. Kalau mudik nanti jangan lupa mampir, ya!

1. Pasar Ramadan Jalur Ghaza

Berlokasi dekat Rumah Sakit Wirosaban, ada yang namanya Pasar Ramadan Jalur Ghaza yang bisa jadi tujuanmu saat cari camilan jelang berbuka puasa. Namun kalau mau jajan di sini baiknya kamu jalan kaki aja ya, sebab sepanjang jalan selalu macet, apalagi di jam-jam dekat maghrib.
Tenang, jajanan di sini lengkap banget. Mulai dari minuman menyegarkan seperti sop buah, kolak biji salak yang khas, sampai aneka tempura kesukaan anak-anak.

2. Pasar Ramadan Lembah UGM

Setiap hari Minggu pagi, lembah UGM penuh oleh manusia yang sibuk cari sarapan dan jajanan. Namun saat ramadhan, pasar minggu atau yang dikenal dengan sunday morning UGM ini buka setiap hari saat sore.
Gak kalah lengkap saat buka di pagi hari, kamu bisa menemukan penjual jamur krispi, dimsum, soto ayam, sampai jajanan korea yang hits. Duh, jadi laper!

3. Kampung Ramadan Jogokaryan

Selalu ramai bahkan sampai malam, Kampung Ramadan Jogokaryan wajib nih didatangi saat kamu mudik ke Jogja. Setiap harinya, bisa ada puluhan sampai ratusan pedagang yang menjajakan aneka makanan tradisional sampai yang kebarat-baratan. Nah begitu selesai makan kenyang, kamu bisa langsung sembahyang di Masjid Jogokaryan.

4. Pasar Sore Ramadan Kauman

Gak lengkap kalau mudik ke Jogja tanpa berburu takjil di Pasar Sore Kauman yang legendaris ini. Meski harus masuk gang yang sempit dan berjejalan dengan banyak orang lainnya, justru di sini lah yang bikin rindu. Oh iya, kalau mampir ke pasar ramadan ini jangan lupa cicipi kicak, makanan yang jarang ada selain ramadan.
Menariknya lagi, Pasar Sore Kauman selalu dihiasi secara meriah untuk menyambut para pembeli. Asik banget!

5. Pasar Kotagede

Meski gak seramai Pasar Sore Kauman atau Pasar Ramadan Jogokaryan, kamu yang kangen hangatnya wedang ronde atau makan gudeg pinggir jalan, bisa datang langsung ke Pasar Kotagede yang saat ramadan pun penuh pedagang. Pecel, jajanan pasar, atau gorengan hangat ada di sini!
Eits, beberapa pedagang bahkan juga berjualan jelang sahur, lho. Jadi kamu gak perlu bingung lagi mau sarapan apa dan di mana.