Wisata Jogja yang Dipakai Syuting

Wisata Jogja yang Dipakai Syuting  – Setelah melewati beberapa tahap proses dalam penyaringan,akhirnya kami dapat menyempurnakan artikel yang sudah kami kumpulkan dengan data-data dari sumber yang terpercaya mengenai wisata di Jogja yang pernah dipakai untuk syuting variety show Korea.

Wisata Jogja yang Dipakai Syuting

Selain dikenal sebagai kota pelajar, Yogyakarta juga dikenal dengan destinasi wisatanya yang banyak diminati. Mulai dari wisata di tengah kota seperti Malioboro, Keraton, hingga pantai di ujung Jogja sangat diminati masyarakat dari berbagai daerah.
Keindahan tempat wisata di Jogja juga membuat beberapa pembuat film memutuskan untuk memilih Jogja sebagi lokasi syuting. Mulai dari film nasional hingga acara variety show dari Korea juga pernah syuting di Jogja. Berikut destinasi wisata yang pernah digunakan untuk syuting dan wajib untuk dikunjungi saat ke Jogja.

1. Gereja Sayidan

Sempat viral di media sosial gereja yang satu ini ternyata berada di Sayidan. Gereja ini viral setelah muncul pada video clip lagu milik Virgoun yaitu “Bukti”. Tempat ini menjadi tempat pertemuan Starla dan Hema dalam video tersebut.
Gaya arsitektur yang membuat serasa di luar negeri membuat banyak netizen penasaran dengan gereja tersebut hingga mengunjunginya. Sebelumnya gereja ini tidak terlalu terlihat dari jalanan. Setelah mengalami pemugaran, kini gereja itu terlihat jelas dari jalanan.

2. Candi Ratu Boko

Setelah lama berpisah, Rangga dan Cinta akhirnya dipersatukan kembali di Jogja pada film AADC2 (Ada Apa dengan Cinta 2). Setelah bertemu, mereka mengunjungi berbagai lokasi wisata di Yogyakarta, salah satunya adalah Candi Ratu Boko.
Candi Ratu Boko merupakan reruntuhan sejumlah bangunan purbakala yang letaknya tidak jauh dari Candi Prambanan. Udaranya yang sejuk dan suasananya yang romantis sangat cocok untuk berlibur bersama pasangan seperti Rangga dan Cinta.

3. Punthuk Setumbu

Punthuk Setumbu sebenarnya terletak di Magelang, tidak jauh dari Candi Borobudur. Tetapi jarak Punthuk Setumbu tidaklah jauh dari pusat kota Jogja, hanya sekitar satu jam menggunakan mobil seperti Rangga dan Cinta dalam film AADC2.
Punthuk Setumbu memiliki pesona sunrise yang luar biasa dan jika beruntung Candi Borobudur dapat terlihat di kejauhan. Selain itu, tak jauh dari punthuk setumbu terdapat sebuah Gereja berbentuk Ayam yang juga didatangi Rangga dan Cinta.

4. Desa Wisata Gamplong

Desa Wisata Gamplong merupakan salah satu lokasi syuting dari film Bumi Manusia. Bumi Manusia merupakan film diperankan oleh Iqbal Ramadhan dan Mawar Eva dengan latar cerita di masa lalu. Dapat dilihat dalam film tersebut terdapat bangunan-bangunan klasik yang memanjakan mata.
Desa Wisata ini menyajikan sebuah studio alam ala Hollywood yang sebelumnya digunakan sebagai lokasi syuting film Sultan Agung dan kini telah menjadi destinasi wisata.
Selain itu, di Desa Gamplong juga terdapat museum Bumi Manusia yang merupakan rumah dari Nyai Ontosoroh dan Annelies Mallema dalam novel Bumi Manusia.

5. Waduk Sermo

Jika sudah menonton film Bumi Manusia pasti tahu adegan Iqbal dan Mawar Eva berduaan ditemani para kuda. Pemandangan indah dibelakangnya adalah Waduk Sermo. Waduk ini berada di Kolon Progo, sekitar satu jam dari pusat kota Jogja.
Waduk Sermo memiliki air yang jernih dan pulau kecil di tengahnya. Dikelilingi pepohonan dan rumput yang hijau, waduk yang satu ini sangat cocok untuk camping , terlebih lagi ditemani dengan keindahan matahari terbenam. Sangat cocok untuk melepas kepenatan dari kegiatan sehari-hari.

Rute Bersepeda Asik di Jogja CocoK Untuk Spot Foto

Rute Bersepeda Asik di Jogja CocoK Untuk Spot Foto – Beberapa artikel yang akan kami berikan adalah artikel yang kami rangkum dari sumber terpercaya, berikut ini beberapa artikel yang membahas mengenai rute bersepeda asik di Jogja yang cocok untuk dijadikan spot foto.

Rute Bersepeda Asik di Jogja CocoK Untuk Spot Foto

Rute bersepeda di Jogja memang menjadi primadona tidak hanya bagi penduduk asli kota ini, namun juga bagi para pelancong yang sedang berlibur atau tinggal untuk sementara. Kota Jogja memang menjadi salah satu destinasi wisata yang banyak dikunjungi oleh wisatawan baik domestik maupun mancanegara.
Memang, hal tersebut tidak lepas dari Jogja yang terkenal akan berbagai lokasi dan tiap sudut di daerahnya dimana memiliki keunikan dan keindahan tersendiri. Untuk menikmati berbagai keunikan dan keindahan di Jogja, bisa dengan berbagai cara, baik menggunakan kendaraan bermotor atau transportasi umum. Namun, bagaimana jika mencoba berkeliling Jogja dengan sepeda?
Tentunya pengalaman berkililing Jogja dengan bersepeda akan menjadi pengalaman yang unik dan berkesan, karena wilayah-wilayah yang akan dilewati akan lebih banyak, bahkan bisa saja melewat gang-gang sempit yang tidak bisa dilewati kendaraan roda empat. Selain itu, dengan menggunakan sepeda, selain sehat juga akan mengurangi polusi yang kian merusak udara di Jogja.
Nah, ada beberapa rute bersepeda di Jogja yang umum dilalui oleh para ‘goweser’ baik individu maupun perorangan. Rute bersepeda di Jogja yang biasa dilalui juga memiliki suasana yang sejuk dan bebas dari kemacetan. Namun, sangat disarankan jika ingin bersepeda bisa pada jam-jam yang tidak sibuk, atau mungkin di pagi hari. Selain minim asap kendaraan, udaranya juga masih segar.
1. Tugu – Malioboro – Nol Kilometer – Keraton
Rute bersepeda di Jogja ini bisa dimulai dari lokasi yang menjadi ikon kota Jogja, yaitu Tugu. Apabila Anda sedang di Jogja, maka Tugu bisa menjadi titik awal perjalanan bersepeda Anda. Tugu memang berada di tengah dari perempatan. Dan dengan posisi Tugu yang berada di perempatan ini akan memudahkan Anda menebak mana arah mata angin.
Jika dari atah Tugu Anda bisa melihat gunung Merapi maka itu arah utara. Lalu ada stasiun kota Yogyakarta di selatan Tugu. Selanjutnya, di arah barat dapat dilihat dari keberadaan pasar Kranggan yang terlihat jelas dari arah tugu. Dan arah timur dapat dilihat dengan adanya jembatan Kali Code.
Untuk menuju ke Malioboro, Anda bisa menuju ke selatan melewati jalan Mangkubumi. Lalu bisa langsung menyeberangi rel kereta. Dan Anda bisa bersepeda di sekitar kawasan Malioboro serta duduk di trotoar dengan kursi yang sudah disediakan. Setelah itu, Anda melanjutkan perjalanan ke arah selatan yaitu menuju ke Nol Kilometer. Sesampainya di Nol Kilometer, akan terlihat bangunan-bangunan indah seperti Kantor Pos, Bangunan Bank BNI, Museum Benteng Vredeburg, Istana Negara yang bisa Anda jadikan spot untuk berofoto.
Lalu setelah puas berfoto di daerah Nol Kilometer, Anda bisa melanjutkan perjalanan menuju Keraton. Ketika diperjalanan Anda akan melihat salah satu lokasi wisata yaitu Alun-Alun Lor. Di daerah alun-alun dan Keraton ini terdapat beberapa tempat istirahat berupa cafe dan penjaja makanan ringan untuk mengisi tenaga setelah bersepeda seharian.
2. Plaza Ambarrukmo – Gowok – Jogja Expo Center – Kotagede
Selanjutnya, rute bersepeda di Jogja ini dimulai dari sekitar Plaza Ambarrukmo, lalu ke selatan yaitu menuju arah Gowok. Rute ini mungkin akan membutuhkan bantuan GPS agar tidak tersesat. Sebab ketika memasuki daerah Gowok, jalan yang akan dilalui relative sempit dan masuk ke jalan perkampungan. Memang rutenya sedikit sulit, namun akan sangat menyenangkan. Arahkan GPS Anda menuju arah JEC atau Jogja Expo Center. Di lokasi ini Anda bisa menikmati lokasi parkir dari JEC yang cukup luas untuk berkeliling sebentar.
Lalu, setelah itu Anda bisa menuju ke arah selatan, yaitu ke arah Kotagede. Ketika sampai di Kotagede, Anda bisa berkeliling dan mencari spot foto yang cukup unik dan bersejarah, seperti Masjid Gedhe Mataram atau berfoto di gang-gang kecil pemukiman warga yang memang memiliki tembok unik khas zaman dahulu.
3. Kotagede – Imogiri Timur – Makam Raja
Jika masih belum merasa lelah, maka dari Kotagede Anda bisa melanjutkan perjalanan menuju ke selatan yaitu arah jalan Imogiri Timur. Kondisi jalanan di Imogiri Timur cukup ramai, namun tidak macet. Anda bisa terus saja ke arah selatan hingga menemukan pasar Imogiri. Setelah itu tetap ke selatan mengikuti papan arah yang menuju ke Makam Raja.
Di Makam Raja tersebut dapat dibilang sangat unik, baik dari segi bangunannya maupun sejarahnya. Namun, lebih baik istirahat sebentar, karena untuk naik ke bagian atas dari Makam Raja dibutuhkan tenaga yang tidak sedikit. Jangan lupa juga untuk mencicipi wedang uwuh khas Imogiri yang bisa menyegarkan dan menghangatkan tubuh Anda.

Daftar Wisata Ala Korea di Jogja

Daftar Wisata Ala Korea di Jogja – Berikut ini merupakan artikel yang membahas tentang daftar wisata ala Korea yang berada di Jogja yang wajib anda datangi jika berkunjung ke kota wisata ini.

Daftar Wisata Ala Korea di Jogja

1. Chingu Cafe
Bagi mereka yang ada di pusat kota bisa ke sini. Letaknya berada di Jalan Kaliurang km 5,6 Jogjakarta. Chingu Cafe bisa dibilang memberikan pengalaman yang lengkap.
Tak hanya sekadar berfoto saja, tapi disini bisa juga belajar makan ala Korea. Tak hanya itu saja tapi juga merasakan sensasi kuliner Korea yang sering muncul di televisi.
Jangan lupa saat berfoto sewa baju tradisional Korea agar lebih terasa sensasinya. Terdapat beberapa spot foto yang sangat instagramable dan bila kamu cukup jago bisa jadi hasilnya tak jauh beda dengan foto langsung di tempat aslinya.
Tak salah kemudian bila cafe unik ini dijuluki Little Korea atau Little Seoul.
2. Dae Jang Geum
Dari namanya sudah pasti bisa ditebak kalau ini akan memberikan pengalaman Korea banget. Bagi penggemar drama Korea sudah pasti mereka sudah menonton drama yang tayang kali pertama di tahun 2003 silam.
Bercerita tentang dokter wanita pertama di Dinasti Joseon mampu mengharubirukan pemirsa. Namun kali ini pengunjung tidak akan diluluhlantakkan tapi akan diajak pada nuansa makan ala itu.
Rumah makan dengan seting kerajaan ini menawarkan beberapa spot foto yang Korea banget. Bagi yang mau sedikit usaha maka penampilan bisa disulap layaknya putri Korea.
Cuma butuh sedikit riasan karena soal kostum tak perlu bawa karena telah disediakan dan tinggal sewa.
Untuk menikmati menu yang ada disini siapkan anggaran antara Rp 75.000,- hingga Rp 200.000,-an. Kalau tujuan kamu sekadar untuk foto-foto saja siapkan dana Rp 50.000,- untuk sewa hanbok.
Dae Jang Geum ini berada di Jalan Palagan Tentara Pelajar No. 8, Tegal Rejo, Ngaglik, Sleman.
3. The Lost World Castle
Lain cerita bila kamu ada di sisi utara Jogja. Tak jauh dari kawasan Gunung Merapi tepatnya di Dusun Petung, Kepuharjo, Cangkringan terdapat satu objek wisata dengan latar yang tak asing bagi pecinta drama Korea.
Di sini ada salah satu objek wisata The Lost World Castle yang sempat mencuri fokus karena berlatar ala Korea. Kastil kokoh ala kerajaan Korea hadir di sini. Bahkan dulu ketika belum rampung digarap pun sudah diserbu pengunjung.
Di objek wisata ini juga dihadirkan tanaman bunga sakura yang semakin memberi rasa musim gugur. Pengelola tahu betul bahwa kini para wisatawan ingin spot foto sebagai oleh-oleh dan mereka pun bisa hadirkan dengan apik.
Beberapa spot foto yang harus diambil tentu saja gambar 3 dimensi. Selain itu pastinya ada view Gunung Merapi yang apik dan kamu pun bisa menggunakan latar perkemahan suku Indian sebagai bonus.
4. Teddy Bear World
Kamu penggemar drakor atau serba serbi tentang Korea sekaligus boneka beruang besar yang bernama Teddy. Maka kamu wajib datang ke Teddy Bear World.
Museum dengan segudang koleksi Teddy Bear ini telah hadir di Jogja. Di tempat ini akan ditemukan juga Teddy berpakaian ala Korea. Selain itu masih ada tema lain yang tak kalah menarik seperti tema musim dingin, musim semi, bajak laut hingga yang casual.
Hadirnya museum ini bisa jadi terinpsirasi dengan yang ada di Korea. Seperti kita tahu di negeri yang anak mudanya doyan oplas ini terdapat museum boneka Teddy Bear. Secara tampilan sangat mirip dengan aslinya jadi tidak perlu pergi jauh-jauh bukan.
Untuk satu tiket tanda masuk akan dikenakan Rp 60.000,- dan kamu bebas foto sepuas kamu. Untuk datang ke sini bisa meluncur ke Jalan Ringroad Barat No. 27, Bedog, Trihanggo, Sumberadi, Mlati.
5. Heha Sky View
Ingin makan malam romantis maka kamu bisa datang ke sini. Sebelum itu jangan lupa ambil foto-foto yang sangat instagramable di Heha Sky View
Satu spot yang paling mewakili tentu saja Sky Glass dimana semua yang datang hampir pasti akan berswafoto disini. Untuk bisa berfoto harap antri karena hanya dibatasi 4 orang saja.
Heha Sky View sendiri adalah restoran dengan beberapa lantai yang ada di Jalan Pleret – Patuk No 16, Patuk, Dlingo, Gunungkidul. Lantai 1 untuk alacarte dengan desain keluarga. Bila ingin suasana lebih private maka bisa pilih tempat ini.
Namun bila ingin lebih suasana terbuka maka bisa coba lantai 2. Sangat pas yang datang bersama rombongan beserta teman sekampus atau teman kerja. Pas untuk makan bersama hingga puluhan peserta.
Lantai 3 berupa rooftop atau setengah terbuka. Di lantai inilah terdapat spot foto selfie paling ikonik Heha Sky View berupa Sky Glass.
Selain ada konsep resto ada juga konsep food stall yang lebih digemari pengunjung. Tempat jajan ala street food dengan bentuk container terasa lebih nyaman untuk jajan ternyata.
6. Puncak Becici
Bila sebelumnya menitikberatkan pada objek wisata buatan maka kali ini ada juga spot wisata alam Jogja yang keren banget. Namun demikian mampu memberikan citra seolah-olah ada di Korea.
Mungkin belum banyak yang tahu bila pohon pinus di Korea dianggap sebagai lambang cinta. Wajar kemudian bila mereka banyak syuting menggunakan latar belakang pohon pinus.
Sama halnya bila kamu ada di Puncak Becici maka akan ditemukan hutan pinus. Dengan sedikit teknik fotografi yang baik maka akan dihasilkan jepretan yang menawan.
Objek wisata yang penuh kala senja ini bisa jadi opsi bila kamu ingin jalan-jalan dengan tema wisata Jogja ala Korea. Terlebih gardu pandang yang ada di sini tentu kian sempurnakan liburan kamu.
7. Teras Kaca Pantai Nguluran
Miliki keberanian untuk berada diatas ketinggian. Melihat sejauh mata memandang ada laut yang luas membentang.
Bila siap uji nyali ala drama Korea bolehlah kamu ke Teras Kaca Pantai Nguluran. Objek wisata yang satu ini benar-benar beda dengan yang lain dimana wisatawan akan diajak uji nyali sembari menikmati keindahan Tuhan.
Bila kamu berpikir disini akan bisa bermain air laut atau berlarian diatas pasir putih maka jangan harap. Spot foto ini sejatinya milik perseorangan, hanya saja terlanjur viral dan banyak yang datang.
Dan oleh si empunya akhirnya dibuka untuk umum. Ngeri-ngeri sedap tentunya bila tidak punya nyali cukup. Tapi selama bertindak sewajarnya maka di jamin jembatan teras kaca ini aman digunakan.
Di tempat ini selain teras kaca masih ada beberapa spot foto yang sangat menarik. Sangat sayang untuk ditinggalkan bila kamu berkunjung ke Gunungkidul. Objek wisata tak biasa ini ada di Desa Girikarto, Panggang, Gunungkidul.
Wisata Pantai Terbaik di Jogja

Wisata Pantai Terbaik di Jogja

Wisata Pantai Terbaik di Jogja –  Kota Jogja merupakan kota dengan begitu banyak tempat wisatan,  Kota Jogja terkenal dengan keindahan pantainya. Jika kamu menyukai suasana pantai, Yogyakarta merupakan kota wisata yang tepat untuk kamu tuju. Karena terdapat banyak tempat wisata pantai di Jogja yang memiliki pemandangan sangat indah, dan semua itu akan dibahas di sini. Tak cuma indah, tiap tiap pantai menawarkan keasyikan tersendiri. Mulai dari koleksi biota laut yang indah, suasana romantis untuk pasangan, sampai relief alam unik yang tergores alami. Pokoknya serasa liburan di luar negeri deh.

Penasaran seperti apa keindahan yang bisa kamu temui di kawasan pantai Yogyakarta? Makanya simak terus artikel di bawah ini.Selain bisa mendapat tambahan ide objek turisme yang asyik untuk dituju, kamu juga bisa menghemat uang karena tak perlu lari ke luar negeri hanya untuk melihat pantai yang indah.

1. Pantai Sadranan

 

Memilih pantai sebagai pilihan tempat wisata di Jogja sungguh pilihan yang tepat. Selain indah, banyak sekali objek wisata patai yang wajib kamu kunjungi. Salah satunya adalah Pantai Sadranan.
Memang bagusnya apa sih pantai ini? Gimana rasanya kalau ngeliet pantai berpasir putih, berair biru topaz dan landai? Wah pasti menyenangkan sekali. Itulah perasaan yang akan kamu dapatkan saat berkunjung ke Pantai Sadranan ini.
Pantai yang tersembunyi di gugusan pegunungan kapur Gunung Kidul menawarkan pemandangan yang lur biasa indah. Kamu tak usah takut terbawa arus ombak karena disini permukaan airnya sangat tenang sekali sehingga sangat cocok untuk pilihan wisata bersama anak anak entah itu adik atau ponakan.
Selain pemandangannya yang indah, di pantai ini kamu dapat merasakan indahnya dunia bawah laut. Ya, disini kamu bisa “menyapa” berbagai biota laut melalui kegiatan snorkeling.
Asyiknya, kamu tak perlu membawa banyak peralatan menyelam. Karena banyak persewaan peralatan menyelam di pinggiran pantai. Biaya persewaan peralatan menyelam dibandrol mulai dari Rp35.000
Pihak penyewa juga menawarkan jasa pemandu snorkeling agar pengalaman menyelam Anda semakin berarti. Pastinya kamu enggak akan menyesal telah memilih tempat wisata pantai Sadranan di Jogja sebagai tujuan destinasi.
Penasaran seperti apa indahnya? Langsung saja kunjungi pantai baru di Jogja yang berada di Desa Sidoharjo ini ya.

2. Pantai Indrayanti

Suka sebal dengan keadaan pantai yang kotor? Kalau iya, berarti kamu harus mengunjungi tempat wisata Pantai Indrayanti di Jogja untuk mengembalikan imej baik tentang pantai.
Selain pemandangan yang indah, keadaan sekitar Pantai Indrayanti Daerah Istimewa Yogyakarta ini juga sangat bersih sehingga Anda benar benar bisa “cuci mata”
Di pantai yang kadang disebut Panjang Syawal terbentang permadani pasir putih yang diselimuti birunya air laut.
Bila haus, kamu bisa rehat sebentar di gazebo gazebo yang terletak di pinggir pantai sambil menikmati semilirnya air laut
Suasana di gazebo akan bertambah indah apabila malam telah tiba. Akan banyak lampu kerlap kerlip yang menghiasi gazebo gazebo tersebut sehingga terlihat sangat indah.
Destinasi piknik ini sungguh cocok bagi pasangan muda yang sedang merajut cinta dan menginginkan suasana romantis di pantai. Tapi ingat, tetap jaga norma agar tidak bertindak asusila, ya!

3. Pantai Timang

Kalau sedari tadi kita membicarakan tempat wisata Jogja pantai yang tenang dan adem ayem, ini saatnya adrenalin kamu diuji. Cocok untuk kamu, penggila tantangan atau olahraga super ekstrim.
Tempat itu adalah Pantai Timang. Pantai yang baru saja menjadi tempat syuting reality show terkenal “Running Man” ini memiliki wahana unik nan menyeramkan. Wahana itu adalah berupa kereta gantung.
Kenapa menyeramkan? Karena kereta gantung itu akan membawa Anda dari tepi pantai ke tengah laut atau di yang disebut Pulau Watu Panjang.
Di tengah perjalanan menuju Pulau Watu Panjang tersebut, akan banyak sekali “godaan” menerpa. Mulai dari ombak yang berdebur keras, angin yang berhembus kencang sampai suara air laut yang menghempas karang.
Jarak gantole yang menarik kereta gantung tersebut sekitar 100 meter. Dan semua godaan itu Anda harus lalui sendiri. Karena kereta gantung tersebut hanya bisa membawa satu orang saja.
Penasaran dengan wahana yang terletak di desa Purwodadi ini? Segera kunjungi saja ya.

Baca Juga: 5 Oleh Oleh Makanan Khas Yogyakarta Yang Berbentuk Souvenir

4. Pantai Ngrenehan

Suka makan seafood? Jika iya, ada tempat wisata pantai di Jogja yang bisa memuaskan kegemaran kamu menyantap makanan laut. Tempat itu adalah Pantai Nggrenehan yang terletak di Wonosari Gunungkidul.

Di pantai berpasir coklat ini kamu bisa menemui banyak sekali seafood segar yang baru saja ditangkap oleh nelayan. Tahu sendiri kan mendapat seafood segar saat ini cukup sulit?! Terlebih bila tinggal di wilayah perkotaan.

Selain berbelanja seafood, ada juga aktivitas kebudayaan yang tak kalah menakjubkan. Apa sih? Kalau kamu datang ke tempat ini pada perayaan Nyepi, kamu jadi bisa menyaksikan upacara Melasti oleh umat Hindu.

5. Pantai Wediombo

Ingin berenang di laut tapi takut terseret ombak? Nah, sepertinya tempat wisata di Jogja ini cocok untuk kamu. Di Pantai Wediombo, kamu bebas berenang di air laut tanpa takut terseret ombak. Kok bisa begitu?
Karena pantai yang artinya “pasir yang luas” ini memiliki kolam renang alami alias laguna. Kolam renang tersebut sangat landai namun luas. Dan dipisahkan oleh batu karang sehingga tak akan terseret ke tengah laut, kecuali kalau renang saat air laut sedang pasang.
Relief alam yang unik ini hanya bisa kamu temukan di tempat wisata Pantai Wediombo di Jogja saja. Biar lebih seru, ajak temen temenmu untuk berenang bareng disini ya.

Panduan Lengkap Liburan Ke Jogja

Panduan Lengkap Liburan Ke Jogja

tempatwisatadiyogyakarta.web.id Liburan Ke Jogja dengan budget 1 juta? Bisa kok bertahan 3 hari 2 malam! Mending langsung ambil cuti dehh! Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Panduan Lengkap Liburan Ke Jogja. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Panduan Lengkap Liburan Ke Jogja

1. Hal pertama yang harus disiapkan adalah TIKET
Tips paling murah adalah dengan menggunakan transportasi Kereta Api. Kereta Api Idonesia saat ini sudah bukan seperti kereta api jaman dulu guys. Sekarang naik ekonomi kita sudah dapat tempat duduk dengan fasilitas AC. Kamu bisa menggunakan transportasi ini untuk mengawali perjalan kamu. Posisikan diri kamu sebagai backpaker atau budget traveller.

Penulis nih misalnya, berangkat dari Kota Kediri – Yogyakarta dengan menggunakan Kereta Api Kahuripan. Berangkat dari Kediri pukul 13.13 WIB dan sampai di Jogja pukul 18.05 WIB di stasiun Lempuyangan Jogja. Harganya murah banget guys, cukup 80 ribu, jangan lupa kalian pesan juga untuk tiket pulangnya. Yang berarti, budget tiket kereta pulang pergi adalah sebesar 160 ribu rupiah, hanya untuk budget tiket pulang pergi. Guys, jangan dilihat bahwa kamu menggunakan kereta ekonomi. Yang terpenting bukan tentang kamu naik apa, tetapi bagaimana kamu menikmati perjalanan di dalamnya.

2. Pilih penginapan yang murah meriah terjangkau dari mana saja
Guys, dari stasiun lempuyangan kalian bisa menggunakan jasa ojek online untuk ke tempat penginapan selain harganya lebih murah dan irit, juga lebih cepat guys. Karena Jogja sekarang sudah mulai macet dimana – mana. Atau alternatif lain agar bisa tetap irit kalian bisa menggunakan Trans Jogja yang lokasi halte busnya juga gak terlalu jau dari stasiun lempuyangan. Nah, untuk masalah penginapan sebetulnya banyak sekali penginapan murah di Jogja. Mulai dari daerah sosrowijaya, prawirotaman dan juga daerah Sosromenduran. Dan tipikal masing – masing penginapannya unnik – unik banget guys.

Dan kali ini penulis mencoba menginap di salah satu penginapan yang lokasinya amat sangat strategis di daerah sosromenduran, lebih tepatnya di Th Ransel Munajat Backpaker yang lokasinya tepat di jalan Malioboro dibelakang Hotl Mutiara 1, ada gang masuk. Di sini tarif per malamnya dibanderol dengan harga 125 ribu per malam dengan tipe kamar private room,guys.Di dalam kamar untuk tempat tidurnya udah pakai bedcover, ada meja kecil, kaca rias dengan kipas angin dan non breakfast ditambah dengan fasilitas kamar mandi luar. Gak perlu khawatir, kamar mandinya banyak, dan bersih untuk kondisi kamar dan kamar mandinya. Hampir bisa dipastikan kalian harus booking jauh – jauh hari ya guys. Untuk lokasinya begitu keluar gang sudah langsung berhadapan dengan jalan legendaris yaitu jalan malioboro.Nah, untuk budget kamar tinggal hitung aja untuk malam dengan tarif 125 ribu per malam, berarti kalian harus merogoh 250rb untuk penginapan dengan durasi 2 malam. Jadi total pengeluaran kalian sementara ini untuk tiket pulang – pergi 180 ribu ditambah dengan penginapan 250 ribu adalah sebesar 430 ribu. Itu artinya kalian masih memiliki sisa uang 570 ribu,guys.

3. Selama di Jogja nggak perlu makan aneh – aneh. Cukup nasi kucing legendaris aja
Selain dikenal dengan wisata alam dan budayanya, Jogja juga begitu dikenal akan wisata kulinernya. Mulai dari gelato ice cream, gudeg, rondee, bakpia, penyetan, es dawet sampai dengan yang paling hitz dan wajib adalah angkringan. Untuk backpaker yang menghemat biaya, ini merupakan alternatif yang bisa dibilang worth it banget guys. Selain harganya yang bisa dibilang murah,kamu juga bisa dapat sensasi makan nasi kucing angkringan ditambah dengan kopi josh yang melegenda ditemani dengan cerita dari setiap orang yang kamu temui di angkringan . Untuk makan di angkringan kamu hanya perlu merogoh kurang lbih Rp 10 ribu untuk total (nasi kucing plus gorengan). Inget, gak perlu neko – neko,guys.

Dari sisa uang 570 ribu dikurangi Rp 60 ribu sampai dengan 60 ribu untuk makan kamu masih punya sisa uang 510 ribu, guys. Oya di hari pertama ini karena peulis sampainya adalah di jam malam, maka penulis memutuskan untuk jalan – jalan disekitaran malioboro dengan ditemani Lumpia Sambel Bawang legendaris yang tepatnya bersebelahan dengan hotel mutiara 2 guys. 1 lumpia spesial yang terdiri dari isian ayam suwir, sayur dan telur puyuh dibanderol dengan harga 5 ribu rupiah guys, dan semangkuk ronde. Sungguh nikmat mana lagi yang ingin kau hindarkan, guys.Tidak hanya itu, kalian bisa berjalan jalan disekitaran 0 km Jogjakata, yang selalu menjadi pusat keramaian,. Biasanya nih guys, disana ada beberapa sekelompok orang yang menawarkan jasa photo bersama denga orang – orang yang menggunakan pakaian prajurit ataupun robot dengan biaya kurang lebih 10 ribu guys. Terdapat beberapa properti tribut yang bisa kalian gunakan untuk mempercantik foto – foto kalian sesuai dengan gaya kalian.

4. Keliling Jogja di hari kedua dengan wisata sejarah
Nah setelah seharian kmarin karena perjalan kereta api ditambah jalan – jalan disekitar kawasan malioboro. Di hari kedua ini bisa kamu awali utuk berisata di tepat – tempat sejarah terdekat di sekitar kota Jogja guys. Bisa kamu awali dengan berwisata ke Taman Sari Watercastle Jogjakarta. Untuk menempuh perjalan kesini kamu bisa menggunakan ojek online (kurang lebih waktu itu biayanya kesini kena 4 ribu rupiah gaes, karena pakai promo voucher ojek online). Nah untuk masuk di kawasan ini kamu hanya perlu merogoh kocek 7.500 rupiah aja guys. Kecuali kalau kamu ingin menggunakan jasa guide lokal untuk menemani kamu sekaligus bercerita tentang sejarah taman sari. Oh iya, kalau kalian membawa kamera baik kamera digital pocket ataupun DLSR kalian akan dikenakan tiket tambahan sebesar 3 ribu rupiah.

Baca Juga : Wisata Kuliner Khusus Fans Berat Jamur

Selain objek taman sari yang instagramable banget untuk menghiasi feeds instagramu, kamu juga bisa mencoba melanjutkan perjalananmu ke Keraton Jogjakarta. Untuk menuju ke keraton kamu bisa menggunakan ojek online dengan harga kurang lebih sama ya guys. Kisaran 10 ribu rupiah sampai dengan 12 ribu rupiah guys. Biasanya di hari tertentu kamu bisa menyaksikan aneka pageelaran seni di dalamnya Keraton Jogjakarta memiliki jam huka pukul 08.00 sampai dengan pukul 12.00 WIB, dan dengan harga tiket 7 ribu rupiah kamu sudah bisa masuk ke dalam menikmati wisata sejarah di dalamnya. Setelah dari keraton kamu bisa mencoba untuk menikmati senja di Candi Ratu Boko. Untuk sampai ke Candi ratu Boko, kalian bisa menggunakan transportasi Trans Jogja dengan harga tiket 3.700 rupiah setelah itu melanjutkan dengan menggunakan ojek sebesar kurang lebih 20 ribu ruoiah . Untuk masuk e Candi Ratu Boko kamu perlu merogoh kocek 25 ribu rupiah aja. Di kompleks Candi Ratu Boko yang dibangun di abad ke -8 ini kamu bisa mendapatkan spot spot foto cantik yang siap menghiasi Instagrammu. Dan setelah itu untuk kembali pulang kamu bisa menggunakan transportasi Trans Jogja lagi guys.

5. Jangan lupa bawa bakpia sebagai oleh-oleh termanis
Nah untuk urusan oleh-oleh, kalian dapat membawa kue khas Jogja ini sebagai oleh – oleh untuk kerabat dan keluarga di rumah. Di Jogja sendiri saat ini Bakpia telah banyak mengalami regenerasi yang mana bakpia tidak hanya tersedia pada rasa original saja, melainkan disajikan dalam aneka rasa yang tentunya bikin kamu semakin cinta ama bakpia.

Harga bakpia sendiri bermacam – macam guys, tergantung dari merk dan berapa jumlah isiannya. Untuk sekotak bakpia original bisa dibadrol dengan harga Rp 30.000,0 dan untuk sekotak bakpia aneka rasa isi 20 di harga Rp 40.000,- untuk Bakpia Mutiara.

6. Sekarang saatnya menghitung berapa jumlah dana yang dikeluarkan untuk liburan singkatmu. Kalau masih sekita 1 Jutaan, kamu wajib berangkat!
KA Kahuripan Kediri – Jogja (Stasiun Lempuyangan) PP : Rp 80.000,- x 2 = Rp 160.000,-
Ojek Online Lempuyangan – Malioboro (penginapan) : Rp 16.000,-
Penginapan 2 malam : Rp 125.000,- x 2 malam = Rp 250.000,-
Photo di 0km : Rp 5.000,-
Makan 6 kali : Rp 10.000 x 6kali = Rp 60.000,-
Transport ke Taman Sari : Rp 12.000,-
Tiket masuk Taman Sari : Rp 7.500
Transport ke Keraton : Rp 7.000,-
Tiket masuk Keraton : Rp 10.000,-
Tiket Trans Jogja ke Candi Ratu Boko : Rp 3.700,-
Ojek ke Candi Ratu Boko : Rp 20.000,-
Tiket masuk Candi Ratu Boko : Rp 25.000,-
Oleh – oleh Bakpia Kotak Original : Rp 30.000,-
Oleh – oleh Bakpia Kotak Aneka Rasa : Rp 40.000,-
Gelato Ice Cream di Prawirotaman: Rp 25.000,-
Oleh -oleh Kaos Kata Kata di Malioboro @ 2 Kaos : Rp 65.000 x 2 = Rp 130.000,-
Kelas membatik singkat (include photooboth) : Rp 30.000,-
Total Biaya Keseluruhan = Rp 871.200,-
Nah, gimana guys? 1 Juta masih ada kembalian Rp 128.800 yang bisa dibuat sebagai uang pegangan selama perjalan pulang ke Kediri. Yakin dengan budget 1 juta kamu gak ingin mengukir kenangan dan melampiaskan rindumu di Jogja??

1 2 3