Wisata Tlogo Putri Yogyakarta

Wisata Tlogo Putri Yogyakarta

Wisata Tlogo Putri Yogyakarta – Tlogo Putri merupakan salah satu obyek wisata alam yang ada di kawasan Kaliurang. Wisatawan yang berkunjung ke tempat ini bisa mencoba berbagai wahana permainan, melihat pertunjukan seni tiap hari minggu, atau trekking menyusuri jalan setapak di hutan.

“Mana telaganya?” itulah kata-kata yang sering terlontar dari mulut wisatawan yang mengunjungi Tlogo Putri. Sebelum kecewa, sebaiknya Anda memahami satu hal ini. Tidak ada telaga atau danau di Tlogo Putri, yang ada di tempat itu adalah sebuah bendungan atau embung berukuran kecil yang biasa dijadikan sarana bermain kano maupun bebek air. Meski tak bisa menemukan telaga, Anda tak perlu kecewa sebab tempat ini menyimpan banyak pesona. Di sekeliling bendungan tersebut terdapat arena bermain yang cukup menyenangkan dan dilengkapi berbagai wahana seperti ayunan, jungkat-jungkit, perosotan, hingga bianglala.

Berada di lereng selatan Merapi dengan ketinggian 900 m dpl membuat udara di kawasan ini sejuk dan segar. Bahkan di waktu-waktu tertentu terbilang cukup dingin sehingga memaksa pengunjung untuk mengenakan jaket tebal. Memadukan konsep wisata alam dan wisata tirta, tempat ini layak dijadikan lokasi liburan keluarga.

Obyek wisata Tlogo Putri berada satu kompleks dengan Bukit Plawangan Turgo. Sebelum erupsi Merapi tahun 2010, bukit ini berupa hutan yang cukup lebat dan menjadi habitat monyet serta elang jawa. Meski kondisi saat ini belum sepenuhnya pulih, Bukit Plawangan Turgo cukup menarik untuk dijadikan lokasi trekking.

Hal-hal Menarik di Kawasan Tlogo Putri

Di Tlogo Putri terdapat sebuah panggung hiburan. Setiap minggunya akan ada grup seni baik seni tradisional maupun orkes dangdut yang pentas di panggung tersebut. Wisatawan yang akan menyaksikan pertunjukan ini tidak dipungut biaya.
Bagi penggemar wisata kuliner, di kawasan sekitar Tlogo Putri terdapat banyak warung yang menjajakan aneka kuliner khas Kaliurang seperti jadah tempe, sate kelinci, hingga tongseng kopyok kelinci.
Bagi penggemar kegiatan outdoor, Anda bisa trekking menyusuri jalan setapak memasuki hutan dan mengunjungi Air Terjun Tlogo Muncar serta Watu Kemloso.
Kawasan Tlogo Putri juga menjadi basecamp operator Merapi Lava Tour. Jadi jika ingin berwisata menyusuri sisa-sisa erupsi Merapi menggunakan jeep willys silahkan datang ke Tlogo Putri.

Lokasi Tlogo Putri

Tlogo Putri terletak di Kaliurang, tepatnya di kawasan Terminal Kaliurang. Dari pusat Kota Yogyakarta tempat ini bisa dicapai sekitar 30 menit berkendara ke arah utara.

Wisata Museum Ullen Sentalu

Wisata Museum Ullen Sentalu

Wisata Museum Ullen Sentalu – Siapa nyana, di antara kedamaian dan kesejukan lereng Merapi berdiri sebuah museum yang merupakan museum terbaik Indonesia pilihan wisatawan di website Trip Advisor. Museum Ullen Sentalu, begitulah nama yang terpampang di depan. Terletak di Jalan Boyong, Kaliurang, Museum Ullen Sentalu menyimpan aneka koleksi menawan mengenai budaya Jawa peninggalan Kerajaan Mataram.

Menjejak di Museum Ullen Sentalu wisatawan akan disambut dengan hawa sejuk yang berkisar antara 15 – 25 der4ajat celcius. Suasana hening yang menyatu dengan alam pegunungan semakin menambah damai suasana. Arsitektur vernakular yang menyatu dengan alam serta dikelilingi rimbun pepohonan menjadi tempat yang asyik untuk mengambil gambar.

Sebagai museum terbaik, tentu saja layanan dan tata kelola di Ullen Sentalu terbilang prima. Setiap wisatawan yang berkunjung ke Museum Ullen Sentalu akan dipandu oleh seorang pemandu berpengalaman yang menjelaskan secara rinci mengenai isi museum.

Koleksi museum dibagi dalam beberapa ruang. Yang pertama adalah Ruang Seni dan Gamelan yang menyimpan seperangkat koleksi gamelan. Selanjutnya Guwo Selo Giri yang menjadi ruang pamer lukisan tokoh-tokoh yang mewakili 4 figur Dinasti Mataram. Kampung Kambang terbagi menjadi 5 ruang pamer yang mempertontonkan koleksi batik, syair, hingga album hidup GRKay. Siti Nurul Kusumawardhani. Yang terakhir adalah Ruang Sasana Sekar Buwana dan Koridor Letja Randa yang merupakan museum outdoor.

Usai mengikuti tur keliling museum, wisatawan bisa menikmati aneka hidangan lezat di Restoran Beukenhof yang memiliki arsitektur gothic. Beberapa hidangan yang direkomendasikan adalah Lobster Thermidor, Breaded Chicken Tender, dan Glazed Lamb Rack. Hidangan yang lezat, tempat yang indah, serta alam yang asri pasti akan menjadikan sesi bersantap menjadi semakin nikmat.
Tiket Masuk Museum Ullen Sentalu

Pengunjung domestik
Dewasa: Rp 30.000, anak-anak (5-16 th): Rp 15.000
Pengunjung mancanegara
Dewasa: Rp 50.000, anak-anak (5-16): Rp 30.000

Bagi wisawatan domestik yang datang berombongan diharapkan untuk melakukan reservasi lebih dulu supaya mendapatkan prioritas dalam tur. Untuk setiap 25 tiket akan mendapatkan 1 tiket masuk. Sedangkan bagi rombongan pelajar akan mendapatkan harga khusus.

Jam Buka
Senin: tutup
Selasa – Jumat: 08.30 – 16.00 WIB
Sabtu – Minggu: 08.30 – 17.00 WIB

Wisata Alun-Alun Kidul Yogyakarta

Wisata Alun-Alun Kidul Yogyakarta

Wisata Alun-Alun Kidul Yogyakarta – Saat malam, Alun-alun Kidul yang terletak di belakang Kraton Yogyakarta dipenuhi masyarakat yang mencari hiburan murah. Kerlap-kerlip lampu dari odong-odong yang mengelilingi alun-alun menambah kemeriahan.

Dalam tata arsitektur tradisional Jawa dikenal istilah Catur Gatra Tunggal, artinya empat elemen dalam satu kesatuan. Hal ini bisa disaksikan di Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat tempat berdirinya keraton, masjid, alun-alun, dan pasar. Masing-masing sebagai pusat kekuasaan, ibadah, kegiatan rakyat, dan ekonomi. Yogyakarta mempunyai dua alun-alun, satu ada di depan keraton yang disebut Alun-Alun Utara (alun-alun lor), satu lagi ada di belakang yang disebut Alun-Alun Selatan (alun-alun kidul). Letak keraton Yogyakarta sendiri berada di sebuah garis imajiner yang menghubungkan antara Gunung Merapi, Keraton, dan Pantai Parangtritis.

Halaman belakang kediaman Raja Jogja ini merupakan tempat sarat cerita. Dua folklore paling akrab dengan alun-alun kidul adalah tentang keberadaannya yang dibangun agar belakang keraton nampak seperti bagian depan sehingga tidak membelakangi laut selatan yang dijaga oleh Ratu Kidul yang konon punya hubungan magis dengan Raja Mataram. Cerita kedua adalah mitos melewati ringin kembar dengan mata tertutup. Permainan ini bernama masangin, singkatan dari masuk dua beringin.

Aturan mainnya sangat sederhana, kita hanya perlu menutup mata lalu berjalan lurus sekitar 20 meter dari depan Sasono Hinggil menuju tengah-tengah ringin kurung (dua beringin di tengah alun-alun). Itu saja. Namun lihatlah, tak mudah rupanya. Banyak sekali orang yang berusaha berjalan lurus tapi malah berbelok ke berbagai arah, jauh dari tujuan. Tentu saja berjalan tanpa melihat pasti jauh lebih sulit ketimbang bila ada obyek yang terlihat. Dipercaya, hanya orang berhati bersih yang bisa tembus melewatinya. Dalam pengertian yang lebih luas, permainan ini menyampaikan pesan bahwa untuk mencapai apa yang diinginkan, maka kita harus berusaha keras dan tetap menjaga kebersihan hati.

Asal-usul masangin bermula dari ritual topo bisu mubeng beteng (mengitari benteng) di malam 1 Suro yang berakhir dengan melewati ringin kurung. Konon ada rajah di antara kedua beringin tersebut yang berfungsi untuk menolak bala yang berusaha mendatangi Keraton Jogja. Sehingga, hanya orang yang bersih hati dan tak berniat buruk yang bisa lolos. Untuk mencoba permainan ini, kita bisa menyewa penutup mata seharga Rp 5.000. Di luar mitos, permainan ini kini menjadi ikon alun-alun kidul dan mendatangkan rejeki bagi para pedagang di sekitarnya.

Di alun-alun kidul, tak hanya masangin yang bisa kita lakukan. Tempat yang dulunya dipakai untuk berlatih para prajurit kerajaan ini, sekarang telah bertransformasi menjadi ruang publik yang riuh pengunjung. Berbagai kalangan dan usia bercampur menjadi satu. Sore hari kira-kira pukul lima, anak-anak kecil dengan diantar orang tuanya datang bermain, berlarian mengejar ratusan gelembung sabun yang ditiup penjajanya, atau berteriak-teriak melambaikan tangan memanggil layang-layang aneka rupa di angkasa. Sementara di pinggir alun-alun, para pedagang tengah bersiap-siap, menggelar tikar menunggu tamu datang. Beranjak malam, suasana berubah. Anak-anak kecil telah pulang digantikan muda-mudi yang datang untuk menghabiskan malam. Semakin malam suasana semakin ramai. Sepeda tandem dan odong-odong berlampu menjadi favorit pengunjung. Kita bisa berkeliling alun-alun dengan menyewa sepeda tandem seharga Rp 15.000 dan Rp 30.000 untuk odong-odong penuh lampu yang bisa muat hingga 6 orang. Sambil berolahraga malam mengayuh pedal, menjadi sensasi tersendiri saat kita mengemudikannya menerobos kemacetan jalanan.

Lelah bermain, mari beristirahat. Duduk santai di atas gelaran tikar sambil memesan kudapan. Jagung bakar aneka rasa ditemani hangatnya jahe dari wedang ronde menjadi pilihan ciamik. Belum cukup? Tambahkan roti bakar dan wedang bajigur ke dalam daftar pesanan. Dua minuman khas Jogja ini sangat tepat dinikmati di area jantung kekuasaan Kerajaan Mataram. Alun-alun kidul memang bukan lagi tempat sepi penenang hati, tapi suasananya yang beraura riang membuat kita merasa senang. Bila kita datang di hari Sabtu pada minggu kedua setiap bulan, di Sasono Hinggil Dwi Abad digelar pertunjukan wayang kulit. Tapi sebaiknya kita mempersiapkan diri karena pertunjukan ini digelar semalam suntuk.

Wisata Museum Affandi Jogja

Wisata Museum Affandi Jogja

Wisata Museum Affandi Jogja – Museum affandi adalah seluruh bagian dari kehidupan Affandi sebagai maestro seni lukis. Di wilayah tepi sungai Gajah Wong itu, Affandi hidup, berkarya, mentransformasikan ilmunya dan bersemayam di rumah abadinya.

Mengunjungi Museum Affandi yang terletak di Jalan Raya Yogyakarta-Solo, atau tepatnya tepi barat Sungai Gajah Wong, memberi kesempatan bagi anda untuk menjejaki seluruh bagian berarti dari kehidupan Affandi. Anda bisa melihat karya-karya agung semasa sang maestro hidup, karya para pelukis lain yang ditampungnya, alat transportasi yang dipakainya dahulu, rumah yang ditinggali hingga sebuah sanggar yang kini dipakai untuk membina bakat melukis anak.

Kompleks museum terdiri dari 3 buah galeri dengan galeri I sebagai tempat pembelian tiket dan permulaan tur. Galeri I yang dibuka secara pribadi oleh affandi sejak tahun 1962 dan diresmikan tahun 1974 ini memuat sejumlah lukisan Affandi dari awal berkarya hingga masa akhir hidupnya. Lukisan yang umumnya berupa lukisan sktesa dan karya reproduksi ini ditempatkan dalam 2 larik atas bawah dan memanjang memenuhi ruangan berbentuk lengkung.

Masih di Galeri I, anda bisa melihat sejumlah barang berharga semasa Affandi hidup. Di ujung ruangan, anda bisa melihat mobil Colt Gallan tahun 1976 yang berwarna kuning kehijauan yang dimodifikasi sehingga menyerupai bentuk ikan, juga sebuah sepeda onthel kuno yang tampak mengkilap sebagai alat transportasi. Anda juga bisa melihat reproduksi patung karyanya berupa potret diri bersama putrinya, Kartika.

Menuju Galeri II, anda bisa melihat sejumlah lukisan para pelukis, baik pemula maupun senior, yang ditampungnya dalam museum. Galeri yang diresmikan tahun 1988 ini terdiri dari dua lantai dengan lukisan yang dapat dilihat dari sudut pandang berbeda. Lantai pertama banyak berisi lukisan-lukisan yang bersifat abstrak, sementara lantai 2 memuat lukisan dengan corak realis namun memiliki ketegasan.

Galeri III yang menjadi tujuan selanjutnya merupakan bangunan berbentuk garis melengkung dengan atap membentuk pelepah daun pisang. Bisa dikatakan, galeri berlantai 3 ini multifungsi, lantai pertama berfungsi sebagai ruang pameran sekaligus lokasi “Sanggar Gajah Wong” tempat bagi anak-anak untuk mengasah bakat melukis, lantai kedua sebagai ruang perawatan dan perbaikan lukisan, sementara lantai bawah tanah sebagai tempat menyimpan koleksi lukisan.

Tak jauh dari Galeri III, terdapat sebuah menara yang bisa digunakan sebagai tempat melihat pemandangan. Anda bisa melihat panorama seluruh bagian museum, Sungai Gajahwong hingga hiruk pikuk jalan raya. Turun dan berjalan ke barat dari menara itu, anda bisa melihat rumah berarsitektur unik yang digunakan Affandi sebagai tempat tinggal bersama istri dan anak.

Rumah tersebut dibangun dengan konsep rumah panggung dengan tiang penyangga utama berbahan beton dan tiang lain berbahan kayu. Atap rumah berbahan sirap yang berbentuk pelepah daun pisang dan bangunannya berbentuk lengkung. Lantai bawah rumah ini kini dipakai sebagai lokasi Kafe Loteng, tempat penjuualan makanan dan minuman bagi para pengunjung, sementara laintai atas rumah merupakan kamar pribadi Affandi.

Di sebelah kiri rumah, terdapat sebuah gerobak yang kini berfungsi sebagai mushola. Gerobak tersebut merupakan salah satu elemen pelengkap kompleks rumah Affandi yang berfungsi sebagai tempat peristirahatan istri Affandi, Maryati. Semula, Maryati menginginkan adanya sebuah caravan yang banyak digunakan sebagai tempat tinggal berpindah bagi orang Amerika. Affandi menyetujui konsep bangunan itu, namun dengan wujud yang lebih meng-Indonesia, yaitu gerobak.

Sebelum pulang, anda bisa singgah di rumah abadi sang maestro yang wafat 23 Mei 1990, berada di antara Galeri I dan II. Rumah abadi Affandi tersebut berdampingan dengan rumah abadi milik sang istri. Halaman rumah abadi tersebut dihiasi oleh rimbunan pohon mawar.

Wisata Kebun Binatang Gembiraloka

Wisata Kebun Binatang Gembiraloka

Wisata Kebun Binatang Gembiraloka – Ada banyak obyek wisata di Yogyakarta yang cocok untuk wisata keluarga. Salah satunya adalah Kebun Binatang Gembira Loka. Kebun binatang ini beralamat di Jl Kebun Raya 2, Yogyakarta. Letak kebun binatang ini tidak terlalu jauh dari pusat kota. Hanya dengan menempuh perjalanan selama sekitar 20 menit saja, para wisatawan yang berada di Malioboro, alun-alun, dan sekitarnya, dapat sampai ke kebun binatang ini. Gembira Loka adalah kebun binatang yang cukup luas, yang menempati areal seluas 20 hektar. Karena itulah, kebun binatang ini mampu menampung banyak spesies, yang terdiri dari sekitar 100 spesies satwa, dan lebih dari 50 spesies flora. Koleksi satwa kebun binatang ini tergolong lengkap. Dan sejak tahun 2010, kebun binatang ini telah melakukan banyak perbaikan serta pembaharuan sehingga kini menjadi jauh lebih menarik untuk dikunjungi.

Kebun Binatang Gembira Loka menarik untuk dikunjungi bagi semua orang, tanpa memandang umur. Tapi, biasanya obyek wisata ini memang paling disukai oleh anak-anak. Mereka dapat melihat berbagai macam hewan yang tentunya jarang mereka lihat dalam kehidupan sehari-hari karena habitat aslinya di hutan. Beberapa jenis hewan yang dapat dilihat di kebun binatang ini antara lain adalah kijang, banteng, gajah Sumatera, rusa tutul, simpanse, zebra, tapir Brazil, beruang madu, kuda Nil, dan bekantan. Selain melihat, para pengunjung juga dapat berinteraksi dengan beberapa hewan. Contohnya, para pengunjung dapat menunggangi onta atau gajah. Dan tentunya, para pengunjung yang menunggang onta atau gajah akan ditemani oleh seorang pawang. Biaya untuk menunggangi onta atau gajah tidak mahal. Para pengunjung hanya perlu membayar sebesar Rp. 10.000,- saja.

Walaupun Gembira Loka adalah kebun binatang, obyek wisata ini tidak hanya memamerkan koleksi binatang saja. Di obyek wisata ini juga tersedia berbagai wahana yang tentunya menambah daya tariknya. Para pengunjung yang ingin mengelilingi danau buatan yang ada di kebun binatang ini dapat naik perahu yang diberi nama Perahu Katamaran dengan membeli tiket seharga Rp. 10.000,- per orang. Bagi mereka yang ingin mengarungi danau sembari berolah raga, tersedia perahu kayuh. Sedangkan bagi para pengunjung yang ingin mencoba wahana air yang lebih menantang, tersedia speed boat dan banana boat. Ini sangat menarik karena para pengunjung dapat menikmati wahana-wahana air yang biasanya hanya ada di wisata pantai atau danau yang letaknya jauh dari kota.

Para wisatawan yang membawa anak-anak usia balita dapat mencoba Kolam Tangkap. Wahana ini adalah sebuah kolam, dimana para balita dapat bermain air sambil menangkap ikan-ikan kecil dengan menggunakan jaring. Menariknya, hasil tangkapan anak-anak tadi boleh dibawa pulang untuk dipelihara. Tarif wahana ini sangat murah, hanya Rp. 10.000,- saja per anak.

Di musim liburan biasanya Kebun Binatang Gembira Loka sangat ramai, dengan ribuan pengunjung yang datang dari dalam dan luar kota. Untungnya, di kebun binatang ini sekarang sudah tersedia berbagai fasilitas yang memadai untuk menjamin kenyamanan para pengunjung. Contohnya, karena kebun binatang ini cukup luas, biasanya banyak pengunjung yang merasa kelelahan jika harus berjalan kaki. Jadi, pengelola kebun binatang ini menyediakan transportasi keliling. Harga tiket masuk ke kebun binatang ini cukup murah.

Lokasi & Harga Masuk Gembira Loka Zoo

Lokasinya sangat mudah di jangkau, jika dari arah Jogja, dari perempatan Kantor Pos Pusat (0KM) ke arah Timur arah makam pahlawan Kusumanegara, sesampainya di area Makam Pahlawan terus saja ke Timur hingga tiba di Gembira Loka tepat di sebelah kiri jalan (Selatan jalan). Tiket dapat di beli dengan harga Rp 20.000, Selain membeli langsung di loket yang terletak di pintu masuk, para pengunjung juga dapat memesan tiket secara online di situs resmi kebun binatang tersebut.

1 2 3 4